Dendam

0
571 views

“Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat.” (Mrk 6, 19)

PSIKOLOG Forensik, Reza Indragiri Amriel mengatakan bahwa kasus kopi maut yang menewaskan Wayan Mirna Salihin tidak berkaitan dengan perasaan dendam atau masalah pribadi.

Dendam memang berkaitan dengan perasaan yang mengalir dari hati manusia. Dendam merupakan perasaan yang sering dialami oleh banyak orang, seperti juga dialami oleh Herodias. Dendam merupakan perasaan, dimana seseorang ingin membalas perbuatan jahat yang dilakukan orang lain. Dendam bisa menjangkiti perasaan dan hati setiap orang, entah anak-anak, orang muda dan dewasa, orang biasa dan berpangkat, karyawan dan pimpinan.

Perasaan dendam bisa tinggal sesaat dalam diri orang dan segera hilang tanpa bekas. Namun demikian, rasa dendam tersebut juga bisa manjing dalam diri orang dalam waktu yang lama. Sementara orang malahan dengan sadar dan sengaja menyimpan rasa dendam itu dan menunggu saat yang tepat untuk melepaskannya. Dendam itu disimpan rapat dan dijadikan satu dengan kebencian serta angkara murka.

Dendam, kebencian dan angkara murka yang tersimpan lama, akhirnya berkembang subur dan menjadi besar, sehingga memenuhi hati. Akibatnya, orang tidak bisa merasakan ketenangan dan kedamaian. Hatinya terasa panas dan selalu bergejolak; selalu gelisah dan meluap-luap tidak teratur. Lepasnya dendam, yang diikuti dengan kebencian dan angkara murka sungguh menakutkan, karena bisa menimbulkan berbagai bentuk kekerasan dan kurban jiwa, seperti dialami oleh Yohanes Pembaptis. Kepalanya terpenggal karena luapan dendam Herodias.

Sejauh mana dendam dan teman-temannya itu kualami, kurasakan dan kusimpan dalam hatiku?  Apa akibatnya? Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here