Di Bergamo, Italia Utara: Nekad Keluar Rumah, 11 Pastor Tewas Terpapar Coronavirus

0
637 views
Pastor meninggal karena coronavirus di Bergamo, Italia Utara - Ist

PANDEMI wabah coronavirus (Covid-19) tidak pernah melakukan “tebang pilih” dalam menyerang manusia. Pastor yang konon sering dianggap sebagai “orang saleh” pun juga sangat rentan terpapar oleh amukan virus mematikan ini.

Di Bergamo, sebuah kawasan di Italia Utara, sedikitnya 11 pastor lokal telah meninggal dunia karena terpapar covid-19.

Hal ini tidak terlalu mengherankan bagi Mario Enzler, penduduk lokal tersebut.

Enzler adalah mantan anggota “pasukan” Garda Swiss, para pengawal pribadi Paus, yang lahir dan menghabiskan masa hidupmya di Bergamo.

Ia mengaku bahwa ibunya mengenal dekat setidaknya lima pastor lokal di Bergamo yang dipastikan telah tewas karena coronavirus ini.

Sejak dua pekan lalu, Keuskupan setempat sudah melarang para imamnya “berkeliaran” di jalan hanya untuk pelayanan sakramental. Namun, kenekadan itu sudah dihentikan.

Sebelumnya, beberapa pastor tetap nekad menjalin kontak dengan umatnya melalui medsos dan aneka bentuk komunikasi lainnya dan –kata Enzler—“mereka juga bersedia melakukan apa pun.”

“Antara pastor dan umatnya merasa dipersatukan oleh iman dan doa,” ujarnya lebih lanjut.

“Mereka tidak patuh untuk isolasi diri hanya sekedar ingin menunjukkan perhatiannya dan melakukan tugas imamatnya,” ungkap Enzler.

Di antara 11 pastor yang meninggal dunia itu, ada nama Pastor Giancarlo Nava (70) yang pernah berkarya sebagai misionaris di Paraguay, dan Pastor Silano Sirtoli (59).

Jumlah tewas sebanyak 1.959

Di Regio Lombardia yang juga membawahi Bergamo, jumlah kasus manusia terpapar coronavirus sudah mencapai angka 12.266.

Korban tewas karena covid sudah mencapai angka 1.959, demikian Kementerian Kesehatan Italia sebagaimana dilansir Aletia.org mengutip berita edisi hari Rabu tanggal 18 Maret 2020.

Menurut CNA mengutip sumber di Keuskupan Agung Milan, sedikitnya 28 pastor lainnya juga sudah meninggal dunia.

Namun, CNA kemudian mengoreksi datanya, bahwa separuh lebih dari jumlah itu meninggal bukan karena coronavirus tapi karena usia lanjut.

Bergamo adalah tempat kelahiran Paus Santo Johannes XXIII.

Sebanyak 15 pastor lainnya di wilayah ini sudah dikarantina masuk RS.

Kepada Uskup Keuskupan Bergamo Mgr. Francecso Beschi, Paus Fransiskus mengungkapkan atensi dan dukungannya dengan doa.

PS: Diolah dari Aleteia.org dan NY Post.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here