Direktur Federasi Fe y Alegria dari Spanyo Pater Daniel VillaNueva SJ Kunjungi Yayasan Kanisius

0
8 views
Direktur Federasi Fe y Alegria dari Spanyol Pater Daniel VillaNueva SJ datang kunjungi sekolah-sekolah Yayasan Kanisius Cabang Magelang, Juli 2024. (SJ)

“SAYA berharap Fe y Alegria dapat membangun pergerakan berjejaring dan berkolaborasi di mana Roh Kudus bekerja dan menginspirasi perutusan pendidikan Serikat pada tapal batas.” Pater Jenderal Serikat Jesus Arturo Sosa SJ.

Kunjungan dilakukan di Yayasan Kanisius Cabang Magelang dan Cabang Yogyakarta, Selasa 25 Juni 2024. Federasi Fe y Alegria yang berarti Iman dan Sukacita ini bergerak di bidang pendidikan, karena lembaga ini bersemangat ingin merayakan sukacita iman.

Persebaran anggotanya didominasi oleh warga di kawasn Amerika Latin, Afrika, dan Eropa. Di kawasan Asia, anggota mereka sudah masuk Kamboja dan Filipina.

Direktur Federasi Fe y Alegria dari Spanyol Pater Daniel VillaNueva SJ kunjungi Yayasan Kanisius. (Ist)

Eksistensi Kanisius dan Strada

Kunjungan ini tidak lepas dari rasa penasaran Pater Daniel SJ dengan eksistensi dari Kanisius dan Strada yang sudah beroperasi 100 tahun. Dari kunjungan ini diharapkan bisa membangun kolaborasi dengan Jesuit Indonesia; terkhusus dengan sekolah-sekolah yang dikelola dalam naungan Yayasan Kanisius. Konsen pada pengembangan manusia (guru dan murid), inklusif, vokasional dan lain-lain menjadi bahan pembicaraan pertemuan ini.

Kolaborasi yang terbangun ini bisa membangun jejaring Kanisius untuk lebih berani mengembangkan layarnya. Pater Daniel SJ berharap kolaborasi ini bisa terbangun dan menambah tautan bagi kekayaan pembelajaran yang kontekstual, sadar akan lingkungan dan membawa dampak bagi sekolah yang menghidupi.

Direktur Federasi Fe y Alegria dari Spanyol Pater Daniel VillaNueva SJ datang kunjungi dua sekolah Yayasan Kanisius Cabang Magelang. (SJ)

Menyambut baik

Ketua Yayasan Kanisius Pusat Romo Heru Hendarto SJ menyambut baik kehadiran Pater Daniel SJ. Ialalu mengajak Pater Daniel mengunjungi sekolah-sekolah milik Yayasan Kanisius di wilayah tapal batas. Harapan dari pertemuan ini adalah berbagi praktik baik dan membangun jaringan untuk lebih memperkaya cara kerja Roh dalam pengutusan apostolik Serikat; baik itu di Indonesia maupun Serikat Jesus Global.

Kunjungan Federasi Fe y Alegria (iman dan sukacita) di sekolah-sekolah Yayasan Kanisius memberi gambaran bahwa kehadiran Kanisius sungguh kontekstual.

Pater Daniel sebagai Direktur Fe y Alegria merasa terkesan atas kunjungannya ini. Sementara, Romo Heru Hendarto SJ selaku Ketua Yayasan Kanisius mengajak delegasi Fe y Alegria menjumpai anak-anak Kanisius Dusun Kenalan di Kabupaten Magelang atau sering disebut Republik Anak Kenalan.

Konteks kehadiran Sekolah Kanisius di Kenalan ini sungguh memberi pendampingan kepada anak-anak; untuk menyadari komunitas belajar yang tidak hanya melibatkan sekolah, namun seluruhnya: di tengah masyarakat, pemerintah, pemerhati, peneliti, dll.

Republik Anak Kenalan

Di Republik Anak Kenalan, anak-anak mengisahkan ke-Katolik-an hadir dan memberi “garam” yang memberi rasa pada komunitas Kenalan saat ini. Baptisan massal di Sendangsono menjadi tonggak bagi kehadiran SD Kanisius Kenalan ini. Pada kesempatan ini juga diberikan sesi tanya jawab antara Pater Daniel dan anak-anak.

Salah satu pertanyaan yang menggelitik dari anak-anak kenalan kepada Pater Daniel SJ adalah “Berapa uang saku anak-anak Fe y Alegria di Amerika latin?”

Direktur Federasi Fe y Alegria Pater Daniel VillaNueva SJ berdialog dengan guru dan para murid SD Kanisius Kenalan di kawasan permukiman lereng pegunungan tidak jauh dari Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng. (SJ)

SD Kanisius Wanurejo

Setelah dari Republik Anak Kenalan, rombongan Fe y Alegria ke SD Kanisius Wanurejo yang lokasinya tidak jauh dari Borobudur. Anak-anak menyambut rombongan dengan penampilan tarian pengurbanan Jataka. Anak-anak menampilkan tarian ini dan menjelaskan makna pengorbanan Jataka, si Raja Monyet untuk melindungi rakyatnya dari serangan manusia.

Kisah ini diambil karena menjadi pengalaman kontekstual masyarakat Borobudur. Kisah pengurbanan Jataka diangkat sebagai khasanah nilai-nilai yang dihidupi oleh sekolah dan masyarakat sekitar.

Lih: https://online.fliphtml5.com/dipjy/khux/#p=1

Diinisiasi dari kearifan lokal

Direktur Kanisius Cabang Magelang Romo Danang Bramasti SJ menjelaskan, pembelajaran yang dilaksanakan menjadi bagian dari pembelajaran yang diinisiasi dari kearifan lokal masyarakat Borobudur. Pembelajaran macam inilah yang memberikan daya ubah dan daya hidup.

Pada sesi dialog, anak-anak sangat senang berinteraksi dengan Pater Daniel SJ. Melihat sukacita ini, Pater Daniel SJ akan mengingat tarian monyet sebagai sebuah sukacita untuk berkurban.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kantor Cabang Yayasan Kanisius Yogyakarta. Di kantor yayasan, Fe y Alegria memaparkan kiprahnya yang masuk dan mendampingi banyak sekolah di 22 negara. Dialog diakukan secara hangat dan mendiskusikan kemungkinan untuk bekerjasama di masa depan.

Cor unum et anima una. Artinya sehati dan sejiwan berpadu untuk Kanisius Maju.

(Ditulis oleh Frater Craver Swan SJ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here