Dua Keberuntungan Debora, Selesai SMA Sedes Sapientiae Langsung Kuliah di ASM Semarang dengan Beasiswa (1)

0
288 views
Debora mahasiswa Akademi Sekretari Marsudirini Semarang (Mathias Hariyadi) ok

KEBERUNTUNGAN sungguh selalau mau berpihak pada Debora.

Saat menyelesaikan studi sekolah menengah atasnya di SMA Sedes Sapientiae Semarang, ia mendapat beasiswa.

Dua kali mendapat beasiswa

Berikutnya, atas saran dan rekomendasi para suster OSF yang menjadi guru pendidiknya di SMA Sedes Sapientiae, ia lalu melanjutkan kuliah di Akademi Sekretari Marsudirini (ASM) Semarang.

“Di ASM ini pun, saya juga masih mendapat keberuntungan lagi, karena diberi bantuan beasiswa,” ungkap mahasiswi ASM Semarang yang kini sudah di semester akhir menjawab Ping dari Titch TV awal April 2023.

Untuk masa depan lebih baik dan pasti

Perjalanan hidup Debora sungguh penuh berkat dan rahmat. Selama di SMA Sedes Sapientiae dan berikutnya di ASM Semarang, ia mengaku benar-benar mendapat bimbingan dan arahan menuju capaian prestasi demi masa depan hidupnya kelak.

Tentu saja juga karena lembaga pendidikan asuhan Kongregasi Suster Santo Fransiskus dari Tobat dan Cinta Kasih Kristiani (OSF Semarang) juga menyediakan bantuan beasiswa kepadanya.

“Saya sungguh bersyukur atas semuanya ini,” terang Debora mengaku kedua orangtuanya sudah meninggal dunia.

“Saya hanya berdua saja. Kakak kandung tinggal di Kaltim,” terang mahasiswa berpenampilan sumringah dengan postur ramping saat ditemui Titch TV di Kampus ASM Semarang di wilayah Perbukitan Stonen, Semarang Barat.

On the job training

Debora mengaku senang bisa kuliah di Akademi Sekretari Marsudirini Semarang yang dibesut dan dikelola oleh Kongregasi Suster OSF.

Karena, kata dia, di ASM Semarang ini mahasiswa tidak hanya belajar “ilmu” tentang sekretari saja.

Tapi juga keterampilan-keterampilan soft skills lainnya seperti public speaking, jurnalistik, produksi konten audio-visual, dan tentu saja program on the job training (OJT)

Menurut Debora, OJT praktis merupakan “kuliah kerja nyata” yang sering dinanti-natikan oleh segenap mahasiswa ASM Semarang.

“Karena melalui OJT itulah, kita bisa langsung terjun ke dunia kerja yang senyata-nyatanya di lapangan. Untunglah, ASM Semarang ini selalu difasilitasi oleh banyak perusahaan mitra kerja,” terangnya.

70% kerja nyata

ASM Semarang mengadopsi kurikulum 30% kuliah teori dan 70% praktik OJT di sejumlah perusahaan.

Dengan model kuliah gabungan antara studi di kampus dan OJT itulah, kata Debora, semua alumni ASM Semarang praktis akan mendapat banyak peluang untuk bisa langsung kerja.

“Usai rampung kuliah di sini, tentunya peluang bisa langsung kerja sangat terbuka lebar,” tegas Debora dengan amat yakin. (Berlanjut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here