Firman Tuhan, Dasar Kokoh Pengharapan

1
376 views
Membacakan Kitab Suci untuk anak tercnta (Ilustrasi/Ist)

Yes 26: 1-6 dan Mat 7: 21, 24 – 27

Kesetiaan Tuhan selalu bagi Israel dan bagi orang yang benar dan tetap setia. Nabi Yesaya meramalkan tentang kota berkubu, sebuah kota yang kokoh kuat, karena Tuhan sendirilah yang membangunnya.

Bait Suci merupakan kota keselamatan, karena merupakan bangunan Tuhan, yang membawa selamat sampai kekal. Di kota yang dibangun Tuhan itu, penghuninya akan bersukacita dan bernyanyi gembira. Dan semua bangsa akan datang ikut berdiam di kota suci itu.

Sikap yang dituntut dari umat adalah percaya sungguh kepada Tuhan.

Ramalan nabi Yesaya dipertegas Tuhan Yesus dengan mengatakan bahwa Firman Tuhan adalah dasar yang kokoh bagi sebuah bangunan kehidupan kaum beriman. Menurut Yesus orang tidak akan selamat hanya karena sekadar menyebut dan memanggil nama Tuhan. Orang akan selamat, jika dia melaksanakan kehendak Bapa di surga.

Ada dua tipe manusia yang diperlihatkan Yesus.

Pertama, orang yang mendengar Firman Yesus dan melaksanakan dalam hidup. Dia sama dengan orang bijaksana yang membangun rumah di atas dasar batu, sebuah fondasi yang kokoh.

Kedua, orang yang mendengar firman Yesus, tapi tidak melaksanakannya. Dia sama dengan orang bodoh yang membangun rumah di atas pasir.

Manusia tipe apakah kita? Kadang kita hanya memanggil nama Tuhan ketika ada kesusahan dan malapetaka. Saat gembira dan bahagia kita melupakan Tuhan. Kita kurang menghayati dan mengamalkan firman Tuhan dalam hidup kita.

Di masa adven ini, kita baharui niat dan komitmen kita untuk selalu membaca dan merenungkan firman Tuhan serta melaksanakannya dalam praktek hidup harian kita. Dengan itu kita akan bersukaria selalu dalam Tuhan. Semoga.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here