Gaya Hidup Minimalisme, Bahagiakan Diri dan Bumi

0
236 views
ilustrasi gaya hidup minimalis (ist)

GAYAhidup minimalisme cukup populer dalam beberapa tahun terakhir. Sebenarnya ini bukan konsep baru. Filsuf Yunani kuno sejak dulu mengajarkan orang untuk hidup ugahari, tidak takluk terhadap nafsu diri.

Berbagai agama dan kepercayaan juga mengajarkan hidup sederhana dan menahan diri.

Pantang dan puasa di iman katolik juga bertujuan untuk menyadarkan diri akan penderitaan orang lain, berbelarasa atas keterbatasan manusia lain, dan memberikan hasil pantang dan puasa tersebut ke orang yang membutuhkan.

Bukan pelit, tapi fokus

Hidup minimalis modern tidak seperti hidup ugahari zaman para filsuf. Minimalis ini bukan berarti pelit, dalam arti tidak boleh membeli apa yang disukai. Hidup minimalis bukan berarti hidup dalam batasan, tapi secara sadar membatasi pada hal yang penting, hal yang membuat kita bahagia, dan hal yang memang berharga bagi diri.

Hidup sebagai minimalis berarti berusaha untuk hanya menggunakan hal-hal yang memiliki tujuan. Ini tentang hidup sederhana dan hanya memiliki apa yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Misalnya, mengisi rumah dengan barang-barang yang benar-benar saya butuhkan.

Keuntungan yang didapat tidak hanya saya dapat menghemat uang, tetapi juga dapat menghemat waktu membersihkan dan menata segala sesuatu.

Memulai minimalis

Mempraktikkan minimalisme adalah proses yang berkelanjutan. Kita akan selalu menemukan cara untuk meningkatkan dan memodifikasi minimalisme yang diterapkan. Untuk memulai, evaluasi apa yang saat ini memiliki tujuan dalam hidup dan apa yang mungkin tidak berguna.

Saat kita mempraktikkan pola pikir minimalis, kita memilih untuk menjalani kehidupan yang lebih fokus.

Kita dapat mulai dengan membersihkan anggaran keuangan dan kemudian beralih ke mengatur rumah. Mengambil langkah pertama untuk merapikan hidup adalah langkah besar, dan tidak mudah.

Banyak dari kita mungkin memiliki terlalu banyak barang, dan bahkan mungkin menghabiskan terlalu banyak untuk pembelian yang tidak perlu. Menetapkan anggaran yang konsisten dan sehat akan membantu kita mengurangi hal-hal yang tidak diperlukan dan bahkan dapat mengurangi kecemasan dan stres.

Saat pertama kali memulai perjalanan, penting untuk memulai dari yang kecil. Tak perlu melakukan revolusi atau lompatan besar karena ini ibaratnya lari marathon.

Kualitas di atas kuantitas

Belanja seperlunya dengan memperhatikan kualitas akan membantu memperpanjang durasi kegunaan barang yang dibeli. Mengurangi sampah juga. Tentunya dibarengi kematangan hati untuk tidak mudah tergoda beralih ke trend yang lebih menarik.

Digital lebih simpel

Buku, film, dokumentasi, kalau bisa dalam bentuk digital akan membantu mengurangi tumpukan barang di rumah atau kantor. Sejauh memungkinkan, go digital, karena juga mengurangi penggunaan kertas yang menghabiskan hutan kita.

Pilih yang bisa dipakai ulang

Pertimbangkan produk yang bisa digunakan berulang dibanding hanya cocok sesaat. Misalnya penggunaan botol minum yang bisa dibersihkan dan tahan lama dibanding botol air sekali pakai. Contoh lain: membawa cangkir kopi ketika ke café, membawa kotak makan ketika ke resto.

Hargai apa yang anda miliki

Latih rasa syukur dan fokus pada hal-hal positif. Tuliskan tiga hingga lima hal yang Anda syukuri. Mempraktikkan rasa syukur di pagi hari dapat memberikan suasana hati yang positif dan membantu mempersiapkan aktifitas yang akan datang. Bersyukur atas apa yang sudah dimiliki bahkan dapat mengurangi keinginan untuk menghamburkan uang untuk hal yang tidak dibutuhkan.

Menuju lepas bebas

Hidup seperti minimalis tentu membutuhkan waktu untuk membiasakan diri, tetapi hasilnya sepadan.

Tingkat stres akan menurun tajam. Hal-hal kecil tidak menjadi pemicu yang menaikkan tekanan darah. Hal ini bisa membawa kita ke tahap berikutnya: lepas bebas.

Bentuk minimalis

Minimalis tidak terbatas pada produk, tetapi termasuk juga fashion, media sosial, penggunaan gadget, dan Internet. Maka muncul istilah minimalis digital.

Gaya hidup minimalis sangat personal bagi setiap orang, maka perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sehingga memberikan hasil yang bermanfaat bagi diri. Dampak positifnya tentu juga akan dirasakan bumi kita. Makin banyak yang terinspirasi hidup minimalis, makin sehat bumi kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here