Gereja Agustinus, Ikon Baru Kota Injil Manokwari

0
1,098 views
Gereja Santo Agustinus Manokwari tampak dari depan/ Romo Istoto Radharjo

MINGGU, 27 Agustus 2017 menjadi saksi sejarah diberkatinya Gereja Santo Agustinus di Kota Injil Manokwari. Bapak Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega memimpin perayaan ekaristi pemberkatan  gereja didampingi oleh dua uskup, Mgr. Pius Datubara OFMcap (Uskup emeritus Keuskupan Agung Medan) dan Mgr. Josep Suwatan MSC (uskup emeritus Keuskupan Manado). Tidak kurang dari limapuluh (50) imam pun turut dalam ekaristi konselebrasi meriah itu.

Gereja Santo Agustinus Manokwari tampak dari atas / Istoto Rahardjo
Interior Gereja Agustinus Manokwari

Dalam homilinya, Hilarion menegaskan bahwa Gereja Agustinus Manokwari dibangun dalam bentuk Monstrans jika dilihat dari udara dan dibangun di atas bukit, berlatar belakang Gunung Meja dan menghadap ke laut. “Semoga dari atas bukit ini, warta kasih Tuhan dapat memancar menerobos batas-batas keagamaan,”ujar Hilarion.

Mgr. Hilarion Datus Lega / Romo Istoto Rahardjo

Bentuk gereja ini dirancang dengan mengambil dan mengakomodasi kearifan lokal Papua. Gereja bulat berbentuk Honai (rumah adat Papua) dengan harapan agar gereja ini dapat mengayomi dan melindungi orang-orang Papua. Hiasan interior gereja penuh dengan ornamen karakteristik Papua, yaitu tifa. Tifa melambangkan sukacita orang-orang Papua.

Gedung Gereja Agustinus ini, menurut Hilarion merupakan kontribusi Gereja Katolik terhadap peradaban masyarakat Papua.

Di akhir homilinya, uskup menyampaikan harapannya agar pemberkatan Gereja Agustinus Manokwari ini tak hanya menandai momen peringatan 80 tahun Paroki Agustinus

Mgr Pius Datubara dan Jos Suwatan (kanan)

tetapi sejarah ini harus dilanjutkan dengan semakin memuliakan Tuhan di Kota Injil Manokwari. “Proficiat,”ujar Monsinyur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here