“Gereja Ayam” St. Anastasia di Napu Siap Diberkati oleh Uskup Mgr. Petrus Boddeng Timang

0
554 views
Wajah Gereja Santa Anastasia Stasi Napu di wilayah pedalaman Keuskupan Banjarmasin, Kalsel. (Ist)

KABAR bungah.

Disampaikan oleh Uskup Keuskupan Banjarmasin Mgr. Petrus Boddeng Timang hari Selasa petang tanggal 14 Desember 2021.

“Gereja Ayam di Stasi Napu di wilayah pedalaman Keuskupan Banjarmasin, Kalsel, siap diberkati Minggu ini,” ungkap Mgr. Boddeng Timang sore ini kepada Sesawi.Net.

Rombongan kecil dari Banjarmasin sudah datang mendahului tiba di Napu — sekitar 10-11 jam perjalanan dari Banjarmasin.

Perjalanan turne ke wilayah udik itu sudah terjadi hari Sabtu-Minggu (11-12 Desember) lalu.

Pemandangan bagian dalam Gereja Ayam St. Anastasia Stasi Napu di kawasan pedalaman Keuskupan Banjarmasin, Kalsel. Lokasi Gereja Santa Anastasia Stasi Napu ini sejauh 10-11 jam perjalanan dari Banjarmasin. (Dok. Keuskupan Banjarmasin)

Dengan berlindung pada Santa Anastasia

Menurut rencana, pemberkatan Gereja Ayam Santa Anastasia Napu akan berlangsung hari Minggu tanggal 30 Januari 2022 mendatang.

“Agenda diubah. Tidak jadi tanggal 19 Desember mendatang. Karena terlalu mepet dengan Natal dan sekarang ini hari-hari cuaca ekstrim. Banyak terjadi hujan lebat,” papar Mgr. Petrus Boddeng Timang.

Ketua Delegatus Kesehatan Keuskupan Banjarmasin dr. Laurentius Tri Joko Purwono melakukan layanan kesehatan; terjadi sepekan sebelum Gereja Santa Anastasia Stasi Napu diberkati Uskup Mgr. Petrus Boddeng Timang hari Minggu tanggal 19 Desember 2021.

Layanan kesehatan

Hari-hari ini, tim kecil sudah bergerak ke lokasi memberi layanan pemeriksaan kesehatan.

Dilakukan oleh dr. Laurentius Tri Joko Purwono, Ketua Delegatus Kesehatan Keuskupan Banjarmasin.

Tim Kesehatan Keuskupan Banjarmasin dan Ketua Program Pemberdayaan Meratus melakukan perjalanan turne safari ke Napu, hari Sabtu tanggal 11 Desember 2021 dan sehari kemudian melakukan layanan kesehatan untuk umat Stasi Napu. (Dok. Keuskupan Banjarmasin)

Dokter Tri melakukan turne bersafari bersama tim kecil disertai Ketua Tim Pemberdayaan Dayak Meratus: Romo Damianus Ama Kii Pr, imam diosesan Keuskupan Banjarmasin.

Berkat donasi amal kasih

Gereja Santa Anastasia Stasi Napu ini mampu “berdiri” karena dana amal kasih dari segenap donatur yang telah menyumbangkan perhatian dan sumbangan finansialnya kepada Keuskupan Banjarmasin.

Semula, tidak ada yang namanya “gereja” atau “kapel” Napu. Yang ada hanyalah sebuah rumah biasa di mana kadang kala dipakai sebagai tempat ibadat manakala ada pastur datang merayakan misa bersama Umat Stasi.

Lalu datanglah Romo Budi Wihandono alias Romo Wihong Pr, imam diosesan Keuskupan Agung Semarang, yang kini menjadi misionaris domestik untuk Keuskupan Banjarmasin.

Romo Wihong dan umat Stasi Napu di lereng Pegunungan Meratus, Kalsel. (Dok. Keuskupan Banjarmasin)

Sekali waktu, Romo Wihong memimpin ekaristi di “rumah ibadat” tersebut. Dan ada induk ayam tengah mengerami di sebuah “kotak ruangan” di mana biasa disimpan benda-benda suci untuk keperluan misa.

Video yang dibuat Romo Wihong menjadi viral.

Lalu, Gerakan Kemanusiaan Words2Share menginformasikan program donasi amal kasih untuk misi pembangunan gereja stasi di Napu ini.

Setelah hampir dua tahun dirilis program donasi amal kasih, maka di akhir Desember 2021 ini Gereja Santa Anastasia Stasi Napu sudah resmi “berdiri” dan siap diberkati oleh Bapak Uskup Keuskupan Banjarmasin.

Dengan ini, Keuskupan Banjarmasin mengucapkan terimakasih kepada segenap donatur yang telah memberi perhatian atas program “berdirinya” Gereja Santa Anastasia Stasi Napu ini.

Deo gratias.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here