Gusti Prabukusumo: Buku Kitab Suci Produksi AS Tahun 1847 Akan Didonasikan ke Kevikepan DIY

0
1,592 views
Buku Kitab Suci super kuno produksi Amerika Serikat tahun 1847 ini akan didonasikan oleh Gusti Prabu Kusumo kepada Kevikepann DIY (Courtesy of Gusti Prabu Kusumo)

INI sungguh tak disangka-sangka.

Gusti Prabukusumo, putera mendiang Sultan Hamengku Buwono IX dari Keraton Ngayojakarta (Yogyakarta), dalam sekali waktu berhasil menemukan “harta karun”.

Bukan emas perhiasan. Tapi sebuah buku kuno. Antik sekali.

Dan itu tak lain adalah sebuah buku Kitab Suci.

Buku Kitab Suci super kuno ini dia dapatkan dari seorang kolektor benda-benda antik.

Penampakan sampul buku Kitab Suci super kuno dan lembaran isinya. Buku super antik dan berharga ini akan didonasikan oleh Gusti Prabukusomo dari Keraton Yogyakarta kepada Kevikepan DIY. (Gusti Prabukusumo)
Buku Kitab Suci super antik ini produksi Amerika tahun 1847. Dicetak berwarna dan hitam putih. (Gusti Prabukusumo)

Rahasia pembeli-penjual

Soal harga, Gusti Prabukusumo menolak bicara. “Itu rahasia pembeli dan penjual,” katanya dalam video singkat ini.

Buku Kitab Suci kuno ini terbitan Amerika Serikat. Diproduksi tahun 1847. Dengan sampul tebal dan berwarna pula.

“Buku Kitab Suci ini agar bisa dibaca oleh romo-romo di Kevikepan DIY di Gereja Kidul Loji,” ungkap Gusti Prabukusumo dalam teks pengantar sebaran video viral ini.

“Inilah bukti (bawa) saya ngugemi (merawat nasihat) para leluhur kami HB I-HB IX , yaitu makna dari Sayidin Panotogomo …Mengerti, memahami, menghormati dan menghargai suku, agama, ras, dan adat-istiadat tradisi budaya lain .. Yang memerlukan ketulusan hati yang tidak mudah,” lanjutnya.

Diserahkan kepada Kevikepan DIY

Menurut rencana, hari Sabtu tanggal 26 September ini, buku Kitab Suci super antik ini akan diserahkan oleh Gusti Prabukusumo sebagai donasi pribadinya kepada Gereja Katolik.

Dalam hal ini, pihak penerima donasinya adalah Kevikepan DIY.

Kepada Sesawi.Net, Vikep DIY Romo Andrianus Maradiyo Pr membenarkan informasi tersebut.

Kredit: Gusti Prabukusumo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here