Hamba Tanpa Tanda Jasa

0
195 views
Hamba terikat hidupnya pada orang yang memilikinya

Bacaan 1: Tit 2:1-8. 11-14

Injil: Luk 17:7-10

Hamba juga bisa diartikan sebagai budak, jongos, atau orang gajian yang dimiliki oleh orang yang telah menguasainya (membeli atau menebus).

Orang diperbudak, seringkali karena berhutang, melanggar hukum, atau menderita kekalahan militer: Jangka waktunya bisa seumur hidup, atau dalam jangka waktu tertentu sebelum mereka diberikan kebebasan.

Saat melakukan tugasnya, seorang hamba tak perlu mendapat pujian, penghargaan dan ucapan terima kasih. Ia melakukan tugasnya sebagai kewajiban. Bagi tuannya, seorang hamba tetaplah orang yang tidak berguna meski ia berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik.

Ia bahkan menjadi tempat orang melampiaskan kesalahan dan kekesalan.

Dosa manusia terlalu banyak sehingga segala perbuatan baik yang dilakukannya tetap tak mampu menebus kesalahan yang pernah dilakukan.

Dalam iman katolik, kita adalah seorang hamba dosa yang telah ditebus oleh Tuhan Yesus Kristus lewat kematian-Nya di kayu salib. Karena telah ditebus maka kita menjadi milik Kristus dan harus melaksanakan kehendak-Nya.

Dan setelah melaksanakan kehendak-Nya, maka hanya bisa berkata:

“Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”

Tidak bisa menuntut ganjaran, pahala atau jasa atas apa yang telah kita lakukan.

Dalam nasihat kepada anak didiknya, yaitu Titus, Rasul Paulus memberikan pengajaran tentang kewajiban-kewajiban sebagai orang tua, baik laki-laki maupun perempuan serta kewajiban sebagai anak muda.

Selalu mengingat bahwa kasih karunia Allah itu menyelamatkan manusia.

Tuhan telah mengajarkan agar manusia meninggalkan segala kefasikan serta segala keinginan duniawi dan hidup bijaksana, adil serta beribadah secara benar.

Sebab Kristus telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.

Pesan hari ini

Manusia adalah hamba milik Allah, ia harus melaksanakan semua kehendak Tuan-Nya tanpa bisa menuntut penghargaan atau jasa.

Dosa manusia terlalu banyak sebagai hutang yang tak mungkin dibayarkannya sendiri.

“Dalam hidup, kamu akan mendapatkan teman tetapi hanya satu yang sejati di saat-saat terburukmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here