HR St. Petrus dan St. Paulus, Rasul

0
131 views
Santo Petrus dan Santo Paulus by ist

Senin, 29 Juni 2020

Meskipun watak kedua tokoh ini berbeda, namun Santo Petrus dan Santo Paulus selalu disebutkan bersama-sama.

Keduanya menunaikan tugas dengan caranya masing-masing. Petrus yang berkobar-kobar semangatnya dan spontan berkarya di pusat, sedangkan Paulus yang kerja tanpa kenal lelah berkarya di lapangan, menjadi rasul bangsa-bangsa.

Hari raya St. Petrus dan St. Paulus adalah hari raya kehadiran Gereja sebagai tanda dan kunci keselamatan di medan dunia.

Kasih dan penyertaan Kristus menyata dalam seluruh hidup dan karya Petrus. Dia diselamatkan Tuhan di saat yang sangat sulit. Penganiayaan yang dialami para rasul justru menjadi berkat-berkat yang tersamar (blessing in disguise), firman Tuhan semakin tersebar dan Gereja berkembang ke seluruh pelosok dunia.

Di usia senja, Rasul Paulus merasa sunyi dan sendirian. Tapi dia melabuhkan harapannya hanya pada Allah. Paulus mengakhiri seluruh karya pewartaan dalam penyertaan Tuhan. Maka sudah sepantasnya dia menerima mahkota kebenaran dari Tuhan.

Penginjil mencatat kisah pengakuan Petrus akan Yesus sebagai Mesias. Dan dengan itu, Yesus memberikan dia kuasa: “Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga” (Mat 16:18-19).

Kuasa Petrus juga menjadi kuasa Paus di Roma. Dalam Gereja yang didirikan Kristus, alam maut tak bisa menguasainya. Orang bisa berdebat tentang kuasa mengajar Gereja, tetapi itu ada sebagai ketetapan yang ditentukan oleh Yesus sendiri, memberi kepastian, menjamin hidup Gereja di jalan keselamatan menuju surga.

Seperti St. Petrus dan Paulus mari kita membiarkan diri dibimbing oleh Tuhan, agar kita boleh melaksanakan karya pewartaan dengan giat, tanpa takut menghadapi tantangan dan ancaman. Semoga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here