Jangan Tawar Hati

0
44 views
Timnas Indonesia pantang menyerah kepada Argentina

Bacaan 1: Kej 3:9-15

Bacaan 2: 2Kor 4:13-5:1

Injil: Mrk 3:20-35

Timnas sepakbola Indonesia dibawah kepemimpinan pelatih asal Korea, Shin Tae Yong mengalami kemajuan yang sangat pesat. Satu hal mendasar yang ia perbaiki adalah masalah mental bertanding.

Pada era sebelumnya, mental pemain kita mudah “down” jika ketemu lawan yang level-nya ada diatasnya.

Titik baliknya adalah saat melawan Argentina dalam “FIFA Match Day”. Sejak saat itu, Timnas tidak pernah takut melawan siapa saja. Hal itu dibuktikan dalam kejuaraan Piala Asia baik senior maupun U-23 yang bahkan melaju hingga semifinal dan “play off Olimpiade”.

Rasul Paulus dalam peneguhannya kepada jemaat Korintus mengatakan agar jangan “tawar hati” (menyerah) karena mengalami gangguan iman, baik fisik maupun batiniah. Pada waktu itu banyak pengajar palsu sehingga umat terpecah dan bahkan berbalik menolak Paulus.

“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.”

Orang yang mengalami “tawar hati” (kehilangan semangat) bisa berakibat buruk. Terutama dalam masalah iman, ia bisa kehilangan imannya (murtad) karena goyah. Orang seperti ini bahkan bisa tidak lagi peduli pada dirinya sendiri.

Adam dan Hawa sepertinya mengalami “tawar hati” sehingga goyah imannya saat digoda oleh si Ular Tua. Hawa makan buah terlarang dan Adam pun terpengaruh juga, mereka saling menyalahkan.

Akibat dari peristiwa itu, mereka kehilangan relasi intim dengan Allah karena terusir dari Taman Firdaus.

Dihadapan orang banyak, Tuhan Yesus memberi teladan agar tidak “tawar hati”. Ia dianggap kerasukan setan bahkan oleh keluarga-Nya sendiri dianggap sudah “tidak waras”. Tuhan Yesus memberi peneguhan agar kita menjadi orang kuat.

Menjadi pengikut-Nya harus total dan selalu terpaut dengan-Nya agar tidak dirampas oleh Iblis, caranya adalah:

“Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

Demikian sabda-Nya untuk menjaga agar kita tidak tawar hati.

Pesan hari ini

Jangan “tawar hati” (menyerah).

Lakukanlah kehendak Tuhan agar kamu teguh dalam iman dan tidak kehilangan harapan dalam kehidpan kekal.

“Jangan menyerah atas impianmu, impian memberimu tujuan hidup. Sukses bukan kunci kebahagiaan, kebahagiaanlah kunci sukses. Semangat!”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here