Jeruk Mangan Jeruk

0
230 views
Jeruk Mangan Jeruk

Bacaan 1: 2Sam 5:1-7. 10
Injil: Mrk 3:22-30

BEBERAPA waktu lalu sempat viral, ucapan dalam iklan minuman tertentu yang mengatakan, “mosok jeruk mangan jeruk”.

Kalimat ini menjadi viral karena mudah diingat dan diterapkan ke situasi berbeda.

KBBI mendefinisikannya dengan penyelesaian masalah oleh anggota korps sendiri sehingga diragukan objektivitasnya.

Seorang teman seharusnya bisa menjadi teman yang baik dan melindungi. Namun malah “menusuk dari belakang”, kira-kira contohnya seperti itu.

Saat Yesus dituduh oleh para ahli Kitab menggunakan kekuatan dari Beelzebul, maka Ia menjawabnya:

“Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?”

Kalau zaman sekarang mungkin Yesus akan mengatakan, “Mosok, jeruk makan jeruk?”

Sampai dengan hari ini, Iblis terus membangun kekuatan untuk merebut manusia dari Allah. Maka jika Yesus mengusir setan dengan kekuatan setan, jelaslah tidak masuk akal.

Berarti setan akan saling melemahkan, dan itu tidak sesuai dengan tujuan setan.

Para ahli Kitab memprovokasi orang-orang di rumah itu agar menolak-Nya.

Yesus adalah 100% Allah dan 100% manusia.

Jika seseorang menolak-Nya dari sisi manusia, dosanya masih bisa diampuni. Namun jika mereka menolak keilahian-Nya, maka dosanya kekal dan tidak terampuni.

“Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, … Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal,” sabda-Nya.

Saat dulu Yosua menyerbu masuk Kanaan, orang-orang suku Benjamin tidak mengusir orang-orang Yebus. Sehingga mereka tetap bertahan di Yerusalem hingga zaman Daud.

Sama seperti orang Yahudi menolak Yesus, orang-orang Yebus juga menolak Daud menguasai Yerusalem. Bahkan mereka merendahkan Daud,

“Engkau tidak sanggup masuk ke mari; orang-orang buta dan orang-orang timpang akan mengenyahkan engkau.”

Karena Roh Allah ada pada Daud, maka menolaknya sama saja menolak Allah.

Orang Yebus mengandalkan kekuatan sendiri (kesombongan), maka bisa dikalahkan Daud dengan penyertaan Allah.

Pengusiran orang Yebus dari Yerusalem, dapat dikatakan upaya melanjutkan perintah Allah yang dinyatakan pada zaman Musa (Kel. 23:23-24; Ul. 7:1-2, 20:17).

Pesan hari ini

Kebaikan terus berperang melawan kejahatan hingga hari ini.

Menolak keilahian Yesus sama saja menolak Allah Bapa dan Roh Kudus. Dosanya adalah kekal dan tidak terampuni.

“Roh Kudus berarti kuasa Yesus yang tak terlihat, kudus karena Ia adalah kudus. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here