Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga

0
303 views
Ilustrasi - Permainan sepak bola. (Ist)

Bacaan 1: Rm 5:12. 15b. 17-19. 20b-21
Injil: Luk 12:35 – 38

SATU kesalahan dapat menyebabkan semuanya salah. Satu kesalahan yang dilakukan segelintir oknum dapat menyebabkan hancurnya sebuah kemenangan tim.

Dalam sepakbola, stamina memegang kunci penting saat pertandingan menjelang berakhir. Karena stamina yang merosot, konsentrasi pemain bisa menjadi hilang dan menyebabkan kefatalan.

Hal ini dialami oleh kesebelasan Mancheter United saat dikalahkan Sevilla 2-1 dalam semi final Liga Europa di Cologne, 17 Agustus 2020 lalu.

Saat pertandingan tersisa 12 menit, tiga bek Manchester United saat itu, Harry Maguire, Victor Lidenlof dan Aaron Wan-Bisaka hanya terpaku, saat ada bola lambung menuju gawang mereka.

Tanpa ada usaha menghalau, seolah saling menunggu atau berharap satu sama lain.

Akibatnya, pemain Sevilla, Luuk de Jong melejit di antara tiga pemain Setan Merah menyambut bola dengan tendangan pada kesempatan pertama yang langsung membobol gawang kiper David de Gea.

Dalam bacaan hari ini, karena kesalahan satu orang yaitu Adam, maka dosa dan maut datang ke dunia.

Sehingga semua orang yang lahir ke dunia mendapatkan warisan dosa asal dan jatuh dalam kuasa maut.

Namun, Allah tidak tinggal diam. Ia memberi kasih karunia yang jauh lebih besar daripada akibat satu kesalahan tadi. Allah melimpahkan karunia-Nya atas semua orang, karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.

Oleh sebab itu, Tuhan Yesus memberi nasihat kepada para murid-Nya agar selalu waspada. Menjaga kekudusan yang telah diberikan oleh Allah kepada mereka.

Agar kasih karunia besar yang diberikan Allah tidak rusak oleh satu kesalahan kecil.

“Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala…Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang.”

Demikian sabda-Nya.

Pesan hari ini

Kesalahan satu orang, yaitu Adam, bisa merusak kasih karunia melimpah akan kebenaran untuk hidup kekal. Untuk itulah Tuhan Yesus datang menebus dosa manusia.

Maka selalulah berjaga-jaga, sehingga siap kapan pun Tuhan datang memanggilmu.

“Ingatlah, tidak ada senjata yang lebih baik daripada salib. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here