Kasih Lebih Dari Segalanya

0
177 views
Ilustrasi - Menolong agar selamat by ist

Puncta 06.09.21
Senin Biasa XXIII
Lukas 6: 6-11

KOLONEL Javert dalam novel Les Miserables karya Viktor Hugo adalah wakil dari kaum fatalistik. Ia berpandangan bahwa manusia sudah ditentukan oleh takdirnya dan tidak akan bisa mengubahnya.

Perubahan itu hanyalah ilusi.

Menurut Javert, sekali orang diciptakan jahat, buruk atau salah, maka selamanya akan berlaku demikian.

Valjean memang pernah mencuri roti di toko karena kelaparan. Ia dihukum selama sembilan tahun di penjara.

Setelah bebas, Valjean menjadi manusia baru penuh belas kasih dan dermawan. Ia kemudian menjadi walikota di Vigau dan menyejahterakan rakyatnya.

Kota Vigau maju dan berkembang pesat berkat kebaikannya.

Javert adalah inspektur polisi yang selalu mengawasi gerak-gerik Valjean. Karena ia tahu bahwa Valjean pernah menjadi residivis. Dicari-carilah kesalahan Jean Valjean sekecil apa pun.

Javert tidak terima ketika Valjean menolong Fantine, seorang pelacur jalanan dan membebaskannya.

Javert adalah gambaran kaum Farisi yang gusar melihat orang melanggar aturan. Persis seperti kaum Farisi dan para Ahli Taurat yang mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Yesus melanggar hari Sabat.

Yesus sebenarnya membuka dialog dengan kaum Farisi.

Ia bertanya, “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat?Menyelamatkan orang atau membinasakannya?”

Orang yang kaku terhadap aturan tidak butuh dialog. Aturan ya aturan. Titik.

Kalau ada yang melanggar, hantam dulu urusan belakang. Hukum dianggap dewa yang dibela mati-matian.

Yesus tidak kaku terhadap hukum. Ia menghadirkan Allah yang bermurah hati dan berbelaskasihan. Kemurahan hati itu bertindak tidak sekedar mengikuti aturan.

Hukum tidak bisa membatasi kemurahan hati dan belaskasihan. Hukum yang kaku membelenggu harus dibuang.

Kasih yang menyelamatkan harus diutamakan.

Menyelamatkan jiwa lebih utama daripada taat buta pada aturan yang membinasakan.

Perikop ini mengajarkan kepada kita bahwa berbuat baik pasti akan menghadapi banyak tantangan.

Ada orang yang tidak suka jika kebaikan ditegakkan.

Tetaplah teguh pada prinsip bahwa kasih di atas segala-galanya, seperti Yesus tetap berbelaskasih kepada orang sakit, kecil dan lemah.

Sungguh nikmat makan soto Betawi.
Kuah santan kental ditambah daging jeroan.
Marilah mengasihi dengan tulus hati.
Kendati sering hadapi cobaan dan kesulitan.

Cawas, pengin soto betawi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here