Katedral Atambua, NTT: 257 Calon Penerima Komuni Pertama Ikuti Ibadat Tobat

0
1,691 views
Ilustrasi by Romo Kris Fallo.


SEBANYAK 257 siswa-siswi kelas V (lima) Sekolah Dasar se-Paroki Katedral Atambua, Belu NTT, Rabu, 26 Oktober 2016, mengikuti ibadat tobat dan pengakuan pribadi, sebagai persiapan batin untuk penerimaan komuni pertama di Gereja St. Maria Immaculata Katedral Atambua.

Sesuai jadwal, misa Penerimaan Komuni Pertama akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Yakni, gelombang I berlangsung tanggal 28 Oktober 2016 dan gelombang II tanggal 04 November 2016. Untuk gelombang I, Perayaan Ekaristi akan dipimpin oleh Rm. Stefanus Boisala Pr  (Pastor Paroki Katedral Atambua). Sedangkan gelombang II, Perayaan Ekaristi akan dipimpin oleh Rm. Kristianus Fallo Pr (Pastor Rekan Paroki Katedral Atambua).

Persiapan

atambua-persiapan-komuni-pertama-1
Anak calon penerima komuni pertama diajak mengalami kerahiman Tuhan melalui penerimaan Sakramen Tobat. (Romo Kris Fallo)

Sebelum menerima Komuni kudus, siswa-siswi melewati beberapa tahap persiapan. Yakni, pembinaan di sekolah-sekolah maupun di gereja oleh para guru agama dan para romo, yang berlangsung hampir sebulan. Mereka juga wajib mengikuti tes lisan dan tes tertulis oleh Tim dari Paroki Katedral, mengikuti ibadat tobat dan pengakuan, hingga tiba pada hari penerimaan komuni kudus.

“Untuk anak-anak, pada hari ini anak-anak sengaja diajak berada di rumah Tuhan, diapit oleh orangtua mereka. Sebentar lag,  anak-anak akan menerima Sakramen Tobat. Setelah dibaptis, kita dibebaskan dari dosa asal, tetapi kecenderungan berdosa masih melekat dalam diri kita. Kita adalah orang berdosa, tetapi dari kita, apakah kita mau bertobat?,” ungkap Diakon Vinsensius Paulo Bria Pr, saat memimpin upacara tobat.

“Untuk orangtua, satu pertanyaan kecil untuk kita:  Seandainya anak-anak tidak sambut komuni pertama, apakah kita tergerak hati untuk bertobat? Juga untuk menerima sakramen tobat?,” ungkapnya lagi.

Untuk diketahui, ada 10 SD yang tersebar di wilayah Paroki Katedral yang akan mengikuti komuni pertama. Mereka itu adalah SDK I St. Yoseph, SDI Tanah Merah I, SDI Tanah Merah II, SDN Wirasakti, SDI Tenukiik, dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) yang akan maju pada gelombang I. Sementara untuk Gelombang II, datangah SD St. Angela, SDI Tulamalae, SDI Tenubot, serta SDK II St. Theresia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here