Keberanian dan Pengorbanan

0
146 views
Ilustrasi: Rumah Sakit Daerah Ketapang di mana tiga suster OSA perintis misionaris ke Ketapang mulai bekerja sejak tanggal 9 Desember 1949. (Dok OSA/Repro MH)

MENJADI murid Yesus dibutuhkan keberanian dan pengorbanan. Keberanian memberikan kesaksian akan pilih hidupnya yang berbeda dengan yang lain.

Dibutuhkan juga sebuah pengorbanan. Karena harus meninggalkan banyak hal lama yang bertentangan dengan kehendak atau ajaran Yesus. Juga hal-hal yang membuat kita tidak bebas untuk mengikuti Yesus.

Pilih hidup yang kita pilih sering kali selalu tantangan dan penolakan. Namun Yesus tidak akan pernah menolak kita yang mau berubah.

“Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia. (Luk 5:27-28).

Apakah aku berani memilih Yesus yang menuntut keberanian dan pengorbanan?

Apa yang paling berat aku lepaskan untuk mengikuti Yesus?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here