Kelahiran Santa Maria

0
125 views
Ilustrasi: Maria by Sawai Chinnawong, 2008.

SETIAP manusia memulai hidup di dunia dengan kelahirannya. Walau semua memulai dengan peristiwa yang sama, makna kelahirannya berbeda. Sambutan keluarga, tetangga, dan orang lain pun bervariasi. Ada yang menanggapi secara biasa-biasa; ada pula yang menyambut kelahiran seorang bayi dengan selebrasi istimewa.

Every child comes into the world with the assurance that God is not yet fed up with the human race.” (Rabindranath Tagore).

Artinya, kelahiran setiap anak menunjukkan bahwa Tuhan belum bosan dengan umat manusia. Setiap kelahiran disertai dengan misi ilahi. Sebagian tersembunyi dan terbungkus misteri; sebagian lain mudah dikenali.

Setelah merefleksikan dalam waktu yang lama dan mencoba membongkar makna kelahiran Perawan Maria, Gereja menemukan rahasianya. Dia dikandung dan dilahirkan sebagai yang murni dan tanpa cela mengingat peranannya dalam karya keselamatan. Dipilih sebagai ibunda Sang Penebus umat manusia.

Kelahirannya mengandung misi amat luhur. Bukan demi meraih cita-cita dan mimpi pribadi, melainkan untuk karya ilahi. Bagaikan karpet merah yang menutupi jalan yang akan dilewati oleh Tuhan.

Gereja, berdasarkan tradisi mengangkatnya ke tempat yang tinggi mengingat kerendahan hati dan ketaatannya kepada kehendak Tuhan. Dia menerima anugerah yang amat istimewa dari Tuhan.

Hingga kini Gereja percaya bahwa dia dikandung tanpa noda dosa. Banyak orang sangat dekat dan menaruh hormat kepadanya. Hari kelahirannya dirayakan dengan pesta iman. Di sana Gereja mengungkapkan rasa hormat akan Bunda Maria, karena jasanya bagi keselamatan umat manusia.

Persiapan dan peristiwa kelahirannya menunjuk pada keluhuran martabat dan kemuliaan karyanya. Dia itu salah satu dari anak manusia di dunia yang dilengkapi dengan misi amat suci. Bahkan paling suci.

Karena itu, makna kelahirannya sangat penting. Tidak ditentukan oleh manusia, tetapi Sang Pemberi Hidup yang telah mengaturnya.

Walau Kitab Suci tidak mencatat secara langsung dan eksplisit peristiwa kelahirannya, Gereja percaya bahwa itu merupakan rencana Tuhan.

Kitab Mikha 5: 1-4a, Surat Paulus (Roma 8: 28-30), dan Injil Matius 1: 1-16.18-23 bisa dijadikan rujukan tentang kelahiran Santa Maria.

Silakan membaca dan merenungkannya.

Kamis, 8 September 2022
Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here