Ketamakan dan Iri Hati, Ambisi yang Menyulitkan Hidup

0
406 views
Tamak dan irihati

Bacaan 1:Kej 37:3-4. 12-13a. 17b-28

Injil: Mat 21:33-43. 45-46

Dari mata turun ke hati lantas timbul keinginan. Kadang orang terlalu memandang ke atas dan berbuah ketamakan serta irihati. Keinginan selalu tak pernah merasa cukup.

Tak lagi peduli siapa yang dihadapinya. Bisa orang-orang sekitar bahkan saudara pun menjadi korban untuk mencapai keinginan tersebut.

Ketamakan dan iri hati merupakan dua dari tujuh dosa pokok. Dosa yang selalu membuahkan dosa-dosa lainnya dan sangat mengerikan.

Seorang pelajar ditemukan meninggal dunia di perkebunan kopi di Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (4/8/2022). Saat ditemukan, tubuh korban berinisial WS (13) yang masih duduk di bangku SMP ini penuh dengan luka.

Ia dibunuh teman sekolahnya, gara-gara pelaku mengingini Hand Phone korban.

Dalam kisah perumpamaan dapat dilihat betapa mengerikannya dosa pokok itu bekerja. Berawal dari keinginan untuk memiliki kebun anggur yang disewa, para penyewa memukuli, menganiaya, melempari batu bahkan membunuh utusan-utusan dan anak pemilik sah kebun anggur.

Kisah itu merupakan metafora untuk bangsa Israel.

Metafora merupakan gaya bahasa yang dipakai untuk mengungkapkan pesan, menggunakan cara yang tergolong imajinatif atau berupa kiasan.

Bangsa Israel mendapat tugas pengutusan untuk “menggarap kebun anggur”, sebagai terang bagi bangsa-bangsa untuk mengenal Allah. Namun mereka gagal sehingga berkat pun diambil dan diberikan kepada bangsa-bangsa lain.

“Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya…

Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.”

Demikian sabda-Nya.

Kisah lain dalam Perjanjian Lama diambil dari keluarga Israel (Yakub).

Mengisahkan irihati anak-anak Israel yang lain terhadap Yusuf karena lebih dikasihi oleh ayahnya. Keirihatian mereka hampir saja membuahkan dosa penganiayaan dan pembunuhan, beruntung hal itu bisa dicegah oleh Ruben dan Yehuda.

Pesan hari ini

Hati-hati terhadap ketamakan dan iri hati. Mereka merupakan dua dari tujuh dosa pokok yang akan membuahkan dosa-dosa mengerikan lainnya.

“Hidup itu mudah dan menyenangkan. Hidup menjadi sulit karena ilusimu, ambisimu, ketamakanmu, keinginanmu dan irihati. “

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here