Klarifikasi Provinsial Ordo Sancta Ursula (OSU): Suster Ursulin tidak Jualan Makanan Produk Rumah Retret Sukabumi

7
882 views
Logo OrdoSancta Ursula (OSU) Ursulin Indonesia.

SEPANJANG hari Senin tanggal 22 Februari 2021 beredar informasi bias yang berkisah sebagai berikut:

Rumah retret Susteran Ursulin di Sukabumi sejak Covid-19 tidak mendapat kunjungan murid-murid yang biasa retret di sana sejak puluhan tahun yang lalu.

UMKM yang dibina para suster juga terkena dampaknya.

WKRI RC membantu menawarkan produk-produk mereka yang enak banget. Silakan diorder. Terima kasih banyak ya.

Yuk diorder via link ini: bit.ly/ursulin.

PO tutup 27 Pebruari 2021.”

Suster Ursulin tidak jualan

Merespon unggahan informasi tersebut, Sesawi.Net mengontak Sr. Lita Hasanah OSU selaku Provinsial Ordo Sancta Ursula (OSU) berkedudukan di Bandung.

“Jual-beli itu tidak ada kaitannya dengan Ordo Sancta Ursula (OSU) atau Ursulin,” kata Sr. Lita Hasanah OSU menjawab Sesawi.Net melalui jalur pribadi.

“Saya sebagai Provinsial OSU sungguh tidak tahu itu dari kelompok UMKM mana. Kami sudah tegas-tegas mengatakan: Suster-suster Ursulin kami dilarang berjualan,” tambah Sr. Lita yang pernah menjadi misionaris di Afrika.

“Kalau pun misalnya memang ada kegiatan jualan itu, saya sudah konfirmasi ke Susteran OSU di Sukabumi dan pengelola Rumah Retret Sukabumi bahwa jualan itu juga bukan untuk Susteran Ursulin Sukabumi,” tandas Sr. Lita OSU yang pernah menjadi staf di Generalat OSU di Roma selama beberapa tahun hingga tahun 2011, ketika ia mulai kembali pulang ke Indonesia.

7 COMMENTS

  1. Kepada para suster Ursulin yg saya cintai dan sy hormati.Sy Liana alumni SMP dan SMU Santa Ursula jl Pos Pasar Baru 1985.Ketika suatu hari sy membaca postingan di group tentang rumah retreat Sukabumi yg sdh lama tidak dapat kunjungan murid2 dan berdampak pada UMKM yg dibinanya yaitu Sabilulungan Asih sy merasa terpanggil untuk membantu.Sy juga pernah retreat di situ semasa SMU.Sy sdh 3x mengumpulkan orderan dari teman2 dengan nominal kurang lbh 4 jt rupiah,5 juta rupiah dan 8 juta rupiah tanpa mengambil keuntungan sedikitpun.Kali ini sy berniat membantu lg untuk ke 4x dengan membuat google form karena sy pikir dgn google form jangkauannya lebih luas.Sy tidak berpikir bahwa pengantar yg sy buat akan menimbulkan masalah.Mohon maaf bila menimbulkan kekacauan.Tapi mohon tolong ditinjau kembali kata-kata di atas.Sy tidak menyebutkan bahwa suster2 Ursulin berjualan.UMKM yang dibina para suster terkena dampaknya.Kami berniat membantu menawarkan produk2 mereka.Mereka dalam hal ini adalah UMKM yg dibina para suster.Maaf kalau bahasa Indonesia yang saya pakai kurang bagus dan menimbulkan salah pengertian.Semua penjualan yg masuk sebanyak 51 orang sdh dicancel.Mohon maaf juga bila sy membawa-bawa nama WKRI RC karena ini murni inisiatif saya sendiri.

  2. Suster2 kongregasi OSU yang terkasih Atas nama Wanita Katolik cab Regina Caeli kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kelalaian kami dengan menggunakan nama organisasi tanpa konfirmasi secara tertulis. Niat kami hanya ingin membantu tanpa mengambil keuntungan apapun. Sekali lagi mohon maaf. Kami akan batalkan semua pesanan. Tuhan memberkati kita semua.

  3. Setelah membaca dengan seksama, saya tidak melihat bahwa ada statement yg mengatakan/menyatakan bahwa kesusteran Ursulin berjualan. Yang saya baca adalah UMKM yg dibina oleh kesusteran Ursulin. Tidak ada statement yg mengatakan bahwa kesusteran Ursulin jualan. Mengapa kesusteran Ursulin menegaskan bahwa mereka tidak jualan? Pada konteks apa kesusteran Ursulin menegaskan bahwa mereka tidak jualan? Mohon klarifikasi dari kesusteran Ursulin!

    Kalau membaca dari jawaban Ibu Lianawati yg sdh membantu UMKM yg dibina oleh kesusteran Ursulin, sangat disayangkan dengan reaksi kesusteran Ursulin yang berlebih-lebihan. Dengan dasar/dalil apa kesusteran Ursulin memberi jawaban seolah-olah ada pihak yg telah menyalah gunakan nama Ursulin?

    Pendek kata: apa yg dilakukan oleh kesusteran Ursulin adalah suatu bentuk arogansi dan tidak tahu berterima kasih. Kesusteran Ursulin perlu belajar Bahasa Indonesia, sebelum bereaksi ada baiknya kesusteran Ursulin berfipikir dengan baik dan bijaksana terlebih dahulu.

    Terimakasih.

  4. Ibu Liana.Kl sy hitung ibu sdh 36 thn yll lulus SMU.Kl ibu punya anak sy tebak anak2 ibu pun sdh lulus SMU.Tapi ibu masih mau membantu almamater ibu tanpa pamrih.Ibu sungguh luar biasa.Seorang Ursulin sejati walau tanpa jubah.Ibu sungguh seorang yg hebat.Tetap semangat untuk berbuat kebaikan ya bu.Walau kebaikan yg ibu lakukan tidak dihargai orang yang ibu bantu tapi Tuhan mencatat semua amal ibu.Jangan putus asa ibu Liana.Tuhan memberkati ibu dan keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here