Mario Gotze: Pemain Cadangan yang Jadi Pahlawan

0
32 views

Puncta 14 Mei 2024
Pesta St. Matias, Rasul
Yohanes 15: 9-17

MENJADI pemain cadangan di tim sepak bola itu tidak nyaman. Sering kali para pemain cadangan itu dianggap pemain kelas dua. Tak jarang mereka hanya menunggu giliran di bangku cadangan saja.

Mereka yang ditunjuk untuk mengganti pemain inti sering tidak punya banyak waktu untuk bermain, karena waktu permainan hanya terbatas. Mereka harus bermain ekstra bagus agar nanti bisa dimasukkan sebagai skuad inti.

Namun ada anomali dalam permainan sepak bola. Kadang justru pemain cadangan bisa menentukan keadaan. Kita masih ingat pertandingan final piala dunia tahun 2014 saat Jerman melawan Argentina.

Mario Goetze dipanggil masuk lapangan menggantikan Miroslav Klose yang mulai kelelahan pada menit ke 87. Waktu normal tinggal tiga menit saja.

Final itu akhirnya harus diperpanjang 2×15 menit. Messi dan Aguero terus menyerang Jerman.

Namun justru Mario Gotze pemain cadangan Jerman berhasil membobol gawang Argentina pada menit ke 112. Dan itu adalah satu-satunya gol yang tercipta. Jerman menjadi juara dunia keempat kalinya berkat sang pemain cadangan, Mario Gotze.

Hari ini kita merayakan Pesta St. Matias Rasul. Dia dipilih untuk menggantikan kedudukan Yudas Iskariot. Yesus membangun kelompok rasul berjumlah 12 orang sebagaimana 12 suku Israel. Gereja adalah Israel baru yang dibangun atas dasar 12 rasul Yesus.

Karena Yudas Iskariot berkhianat maka posisinya harus digantikan. Mereka memilih satu dari dua orang yang diajukan yakni Yusuf atau Barabas yang juga disebut Yustus dan Matias.

Ada syarat atau kriteria penunjukkan rasul.

  • Pertama mereka adalah saksi mata yang sering datang berkumpul bersama mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga. Ia harus menjadi saksi tentang kebangkitan Yesus.
  • Kedua, pemilihan itu dilakukan dalam doa bersama agar Tuhan berkenan memilih siapa dari dua orang itu yang dipilih menerima jabatan pelayanan.
  • Ketiga, mereka membuang undi (proses pemilihan ini yang menjadi dasar konklaf atau pemilihan Paus sekarang).

Yang kena undi adalah Matias. Ia menggenapi dua belas rasul Yesus.

Yesus berkata pada murid-murid-Nya, ”Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu supaya kamu pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku diberikan-Nya kepadamu.”

Pelayanan rasuli adalah panggilan dan pengutusan Tuhan. Tidak banyak dari kita yang rela dipilih merasul. Marilah kita mohon supaya dengan sukacita memberikan diri bagi karya kerasulan Tuhan.

Pergi ke Bali lewat Bedugul,
Bersihkan diri di Tirta Empul.
Kita dipanggil untuk merasul,
Siapkan dirimu jangan masgul.

Cawas, mari kita menjadi rasul
Rm. A. Joko Purwanto Pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here