Meminta Sesuai Kebutuhan, Memberi Sesuai Kemampuan

0
249 views
Memberi sesuai kemampuan

Bacaan 1: 1Raj 3:4-13

Injil: Mrk 6:30-34

Terkesan dengan suatu kisah yang dikirimkan teman,

Suatu ketika dalam antrian pembelian beras ada seorang ibu tua dan terlihat miskin berkata:

“Aku tidak mampu membeli berasmu, sudikah engkau bersedekah untukku dengan segelas beras saja?”

Dengan suara keras, penjual beras berkata, “Tidak, aku tidak bisa memberimu segelas beras!”

Dengan langkah gontai ibu itu pulang. Namun, penjual itu lalu menyuruh pembantunya mengirimkan beras sekarung ke rumah ibu tua itu. Dan ibu itu menerimanya dengan air mata sukacita karena tidak percaya apa yang terjadi.

Seorang pembeli lainnya bertanya pada penjual beras:

“Bukankah yang diminta ibu tua itu hanya segelas beras, mengapa bapak memberinya sekarung beras..?”

Dengan lembut, penjual beras berkata:

“Karena dia meminta sesuai dengan kebutuhannya, sedangkan aku memberi sesuai kemampuanku. Begitu pula yang Allah lakukan kepadaku selama ini.

Setiap kali aku meminta kepada-Nya apa yang kuperlukan, Ia selalu memberiku kelimpahan berdasarkan kuasa-Nya.”

Saat Allah bertanya pada Raja Salomo tentang apa yang diperlukannya dalam hidup, ia hanya meminta hikmat kebijaksanaan sesuai yang diperlukannya untuk memerintah Bangsa Israel:

  • Hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Nya dengan tepat.
  • Dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat.

Raja Salomo tidak meminta umur panjang, kekuasaan tak terbatas, kemenangan perang ataupun kekayaan duniawi. Sehingga Allah memandangnya sangat bijak dan baik. Allah-pun memberikan banyak hal kelimpahan yang tidak ia mohonkan.

“Namun yang tidak kauminta pun akan Kuberikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorang pun seperti engkau di kalangan raja-raja.”

Banyak orang mengikut Tuhan Yesus dan dengan antusias mencari-Nya kemanapun Ia pergi. Tujuan mereka hanya satu, apa yang mereka perlukan tercukupi. Ada yang ingin disembuhkan bahkan mungkin ada yang hanya sekedar ingin numpang makan gratis.

Maka dengan kuasa ilahi-Nya, Tuhan Yesus tergerak hati-Nya mencukupi semua yang mereka inginkan termasuk mengajar mengenal Allah yang benar.

Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Pesan hari ini

Tuhan senantiasa memperhatikan semua keperluanmu dan sering memberimu bonus. Lakukanlah hal serupa bagi sesamamu.

“Hidup terasa lebih baik saat kamu memberi, dan bukan hanya menerima.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here