Menanti Kembalinya Sang Majikan

0
224 views
Ilustrasi- Pekerja tambang (ist)

Bacaan 1: Ef 3:2 – 12
Injil: Luk 12:39 – 48

MENUNGGU itu katanya menjemukan, apalagi jika tidak tahu kapan yang ditunggu akan datang. Saat saya bekerja di site pertambangan (lokasi tambang) yang terpencil jauh dari kota, maka terpisah dengan kantor pusat di mana pimpinan berada.

Suatu waktu (tanpa pemberitahuan), pimpinan perusahaan bisa datang melakukan inspeksi pekerjaan. Jika ia mendapati semua pekerjaan berjalan baik dan lancar maka pastilah puas akan kinerja kami.

Sebaliknya jika didapatinya pekerjaan berjalan tidak sesuai dengan rencana kerja, maka ia akan kecewa. Bahkan marah serta menganggap kami yang di site tidak becus bekerja.

Kami tetap harus bekerja sesuai rencana dan mencapai target, meski tidak diawasi secara langsung oleh pimpinan perusahaan.

Injil hari ini menegaskan bahwa sebagai pengikut Kristus maka harus selalu berjaga-jaga dan siap siaga kapan waktunya Tuhan datang untuk kedua kalinya. Mengisi kegiatan saat menunggu dengan kebaikan yang bisa dilakukan.

Tuhan diibaratkan sebagai majikan yang “pasti datang” pulang ke rumah seusai menghadiri pesta, hanya saja waktunya tidak kita ketahui.

Berbeda dengan pencuri yang belum pasti datang (bisa datang bisa tidak).

Maka sebagai hamba harus siap siaga dan mengerjakan pekerjaan yang harus dikerjakan agar tidak dihukum. Bukan malah mengisi waktu luang saat menunggu sang majikan dengan hal-hal yang tidak berguna.

Sebagai hamba yang sedang menunggu majikan dan pasti pulang, maka harus selalu siap siaga kapan pun untuk membukakan pintu.

Allah telah mewahyukan Diri-Nya pada manusia, lewat Tuhan kita Yesus Kristus. Sebuah rahasia yang lama tersembunyi dalam Allah dan telah dibuka lewat pewartaan Rasul Paulus kepada bangsa-bangsa non Yahudi.

Rahasia Kristus ini, telah diwahyukan agar bangsa-bangsa non Yahudi menjadi pewaris perjanjian.

Sebagai pewaris perjanjian maka kita tidak lagi malu untuk bertemu dengan Tuhan saat Ia datang. Kita beroleh keberanian dan jalan menghadap Bapa dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.

Pesan hari ini

Tetap berbuat kebaikan dan mengerjakan perbuatan yang tidak mendatangkan hukuman sehingga tidak malu namun punya keberanian saat bertemu Tuhan.

Sebab Ia pasti datang menjemput umat-Nya yang adalah pewaris perjanjian, hanya saja tidak ada yang tahu kapan Ia datang.

“Orang yang tak pernah membuat kesalahan adalah orang yang tidak pernah berbuat apa-apa. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here