Mengasihi Allah di Atas Segalanya

0
309 views

Senin, 17 Oktober 2016
Pekan Biasa XXIX
PW S. Ignasius dari Antiokhia, Uskup dan Martir
Ef 2:1-10; Mzm 100:2-5; Luk 12:13-21

Kata Yesus kepada orang banyak  itu, “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan! Sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidak tergantung dari pada kekayaannya itu. …. Tetapi Allah bersabda kepadanya, ‘Hai orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu. Bagi siapakah nanti apa yang telah kausediakan itu? Demikianlah jadinya dengan orang yang menimbun harta bagi dirinya sendiri, tetapi ia tidak kaya di hadapan Allah.”

DALAM Injil hari ini Yesus Kristus bersabda, “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan! Sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidak tergantung dari pada kekayaannya itu.” Ketamakan muncul saat hati kita mencintai harta materi untuk diri sendiri dan cara yang salah. Itulah sebabnya kita harus berjaga-jaga terhadap ketamakan.

Kita harus menggunakan semua harta materi untuk membantu kita memenuhi perutusan hidup kita dan menyelamatkan jiwa kita dan sesama. Kita menggunakannya sebagai jalan untuk mengasihi Allah dengan segenap hati, jiwa, tenaga an pikiran kita.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, sementara bersembah sujud di hadirat Yesus Kristus, kita belajar berjaga-jaga terhadap ketamakan. Di sana kita memgasihi Allah terlebih dahulu hingga kasih kita pada sesama dan dunia kian berkembang mendalam.

Tuhan Yesus Kristus, Allah Bapa menciptakan hati kami untuk mengasihi. Sering kami mencintai barang ciptaan-Mu. Bantulah kami mengasihi-Mu di atas segala barang ciptaan dan bersyukur serta memuliakan Dikau dalam adorasi kini dan selamanya. Amin.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here