Menjadi Pemain di Belakang Layar

0
155 views
Ilustrasi - Mendaki puncak Gunung Himalaya. (Ist)

Bacaan 1: 1Sam 3:3b-10. 19
Bacaan 2: 1Kor 6:13c-15a. 17-20
Injil: Yoh 1:35 – 42

ORANG lebih mengenal Sir Edmund Hillary sebagai penakluk pertama gunung tertinggi di dunia Mount Everest. Padahal kesempatan memungkinkan Tenzing Norgay menjadi orang pertama yang menapakkan kaki di puncak itu.

Selangkah sebelum puncak, ia mempersilahkan Sir Edmund untuk berjalan lebih dulu. Tenzing Norgay lebih suka berada di belakang layar dan mendukung kesuksesan pendakian itu.

Tenzing Norgay tidak ingin terlihat hebat di hadapan banyak orang, walaupun yang ia lakukan sangat istimewa.

Yohanes Pembaptis, memperkenalkan Tuhan Yesus kepada para muridnya saat Ia datang padanya.

“Lihatlah Anak Domba Allah!”

Yohanes rela kehilangan para muridnya. Ia bahagia bahwa mereka mengikut Tuhan Yesus. Sebab memang itulah tugasnya, mempersiapkan Jalan Tuhan. Teladan itu diikuti oleh Andreas muridnya, saat ia memperkenalkan-Nya kepada Simon Petrus saudaranya.

Perkenalan ini menjadi titik balik Petrus. Pada saatnya nanti, Petrus mendapat tugas perutusan menggembalakan umat-Nya sebagai pemimpin dan Paus pertama.

Demikian juga Nabi Eli, ia adalah pemain di belakang layar dalam memperkenalkan Samuel kepada Allah. Tiga kali Samuel mendapatkan panggilan dalam mimpi. Lalu Nabi Eli mengatakan kepada Samuel agar jika mendengar panggilan-Nya lagi maka harus menjawab,

“Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar.”

Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada akhirnya Samuel dipercaya TUHAN sebagai nabi. TUHAN menyertai dia dan tidak ada satupun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur.

Korintus dikenal sebagai “The city of sex”, maka Rasul Paulus sangat hati-hati berbicara tentang seksualitas kepada jemaat Korintus.

Kebebasan sebagai orang Kristen telah banyak diselewengkan. Dosa telah mendorong mereka untuk melacurkan diri pada dewa-dewa palsu kenikmatan dan percabulan.

Maka Rasul Paulus sebagai orang dibelakang layar pertobatan jemaat Korintus menasihati mereka. Perzinahaan menajiskan seseorang yang telah dibaptis dimana tubuh telah menjadi tempat tinggal Roh Kudus.

Bahwa orang beriman telah ditebus oleh Kristus dengan harga yang mahal lewat kematian-Nya.

Pesan hari ini

Yohanes Pembaptis juga Andreas menjadi pemain dibelakang layar bagi tugas perutusan Petrus kelak.

Demikian juga peran Nabi Eli bagi Samuel serta Rasul Paulus bagi pertobatan jemaat Korintus. Apakah saya dan kamu juga mau menjadi pemain dibelakang layar dengan membawa orang sebanyak mungkin kepada Kristus?

“Saya tidak harus punya nama, sebab dibelakang layar pun aku tetap bisa berkarya. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here