Mgr. Nikolaj Dubinin OFMConv, Uskup Agung Pertama Rusia sejak Runtuhnya Rezim Komunis

0
180 views
Mgr. Nikolaj Dubinin -Uskup Rusia pertama pasca ambruknya rezim komunis Uni Soviet by Vatican News

INILAH Uskup Agung pertama di Rusia. Namanya adalah Mgr. Nikolai Dubinin OFMConv, seorang imam Ordo Fransiskan Konventual. Kini umurnya 47 tahun.

Ia termasuk alumnus seminari Rusia angkatan pertama  sejak pendidikan calon imam di Rusia dibuka kembali –pasca ambruknya rezim komunis di Uni Soviet—pada tahun 1993.

Vatikan mengumumkan pengangkatan Mgr. Nikolaj Dubinin OFMConv menjadi Vikaris Rusia pada tanggal 30 Juli 2020 kemarin. Dengan diangkatnya Mgr. Dubinin ini, maka beliau menjadi uskup pertama Rusia di masa modern ini.

Bukan mayoritas

Di Rusia, pemeluk agama Katolik boleh dibilang minoritas. Yang paling banyak adalah Katolik Ortodoks Rusia.

Ia masuk seminari di Moskwa tahun 1995 dan kemudian memutuskan bergabung masuk dalam Ordo Fransiskan Konventual di mana Biara Pusat mereka di Rusia berlokasi di St. Petersburg.

Kiprahnya menjadi religius Fransiskan Kapusin sangat dipengaruhi oleh Pastor Grzegorz Cioroch yang berkarya mendidik seminaris para calon imam di seminari Mokswa tahun-tahun awal pasca runtuhnya komunisme di Rusia.

Tahun-tahun berikutnya, Pastor Cioroch malah menjadi Custodian Provinsi Fransiskan Konventual Rusia.

Sayang bahwa umurnya tidak panjang. Ia meninggal dunia karena kecelakaan mobil, saat menyopir pulang “mudik” ke Polandia. Saat itu, almarhum masih berumur 42 tahun.

Menurut laporan AsiaNews edisi terbit tanggal 31 Juli 2020 ini, keberadaan Uskup Auksilier untuk Moskwa ini dianggap sangat perlu.

Bahkan seruan akan kebutuhan ini sudah sering disuarakan sejak tahun 1990 oleh Mgr. Tadeusz Kondrusiewicz, kini Uskup Keuskupan Agung Minsk di Belarus.

Keuskupan Agung Mokswa yang bernaung di bawah patron Bunda Allah ini meliputi doa kota besar di Rusia yakni Mokswa dan St. Petersburg. Jarak antara kedua kota besar ini adalah 700 km.

Ikut dalam barisan wilayah pastoral ini adalah kota-kota Pskov, Kursk, Vladimir, dan Nizhnij Novgorod.

Sumber: AsiaNews.it

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here