Pakaian Terbaik untuk Undangan Pesta

0
379 views
Ilustrasi - Pakaian terbaik untuk pesta. (Ist)

Bacaan 1: Yes 25:6 – 10a
Bacaan 2: Flp 4:12-14. 19-20
Injil: Mat 22:1 – 14

DALAM setiap pesta pernikahan pasti didahului dengan persiapan yang matang. Pemilik pesta memulai dengan menyiapkan daftar tamu undangan, pesan catering terbaik, gedung terbaik, pengisi acara hingga pakaian para panitia. Biasanya para panitia mengenakan pakaian seragam yang terbaik.

Dalam Kitab Suci, Kerajaan Allah sering digambarkan sebagai pesta pernikahan.

Situasi dalam pesta pernikahan yang penuh sukacita, tidak ada kesedihan, pakaian terbagus, jumpa dengan seluruh keluarga besar serta handai taulan yang dicintai, adalah gambaran Kerajaan Allah.

Yesaya menggambarkan Kerajaan Allah sebagai perjamuan makan di gunung Sion. Perjamuan masakan yang bergemuk, dengan anggur yang tua benar, bersumsum, bagi segala bangsa.

Allah akan meniadakan maut untuk seterusnya; menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab TUHAN telah mengatakannya.

Namun untuk menghadiri “Perjamuan Pesta Agung” tersebut perlu persiapan matang. Perlu pakaian yang pantas dan terbaik, yaitu iman dan perbuatan baik saat hidup.

Jika hadir dengan pakaian tidak pantas (tidak bersih dan berkilau) maka tidak diperkenankan masuk ke dalam Kerajaan Allah bahkan dihukum.

“Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja. Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”

Hanya dalam persatuan dengan Kristus dan dalam persekutuan-Nya dapatlah kita mengalami pemeliharaan Allah. Dia akan memenuhi segala keperluan kita menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus, demikian kata Rasul Paulus.

Pesan hari ini

Apakah saya sudah mempersiapkan “pakaian terbaik”, yaitu iman dan perbuatan baik, untuk menghadiri undangan pestanya? Allah selalu membuka diri bagi siapa saja yang “berpakaian pantas” untuk masuk Kerajaan-Nya. Allah akan menghapuskan kesedihan, kejahatan, kematian dan aib sebab disana hanya ada sukacita kekal.

“Kunci kesuksesan adalah fokus pada tujuan, bukan hambatan. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here