Panen 21 Novis Saat Peringati 146 Tahun Serikat Sabda Allah (SVD)

0
283 views
21 Novis SVD terima jubah religius mereka di Novisiat SVD Batu, Jatim. (Ist)

TANGGAL 8 September, Gereja Semesta merayakan Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria. Hampir senada dengan perayaan tersebut, tanggal 8 September adalah tanggal yang sangat istimewa bagi semua biarawan-misionaris SVD.

Tepatnya 8 September 1875, di sebuah desa kecil bernama Steyl, perbatasan antara Jerman dan Belanda, St. Arnoldus Janssen terpanggil mendirikan sebuah rumah misi yang kemudian ia namakan Societas Verbi Divini (SVD).

Dalam bahasa Indonesia SVD diterjemahkan menjadi Serikat Sabda Allah.

Sekarang, serikat yang didirikan oleh St. Arnoldus ini, telah berkarya kurang lebih di 84 negara yang terbagi menjadi lima zona.

146 tahun

Pada hari Rabu, 8 September 2021 lalu, SVD genap berusia 146 tahun. Bertepatan dengan perayaan itu, SVD Provinsi Jawa juga bersyukur kepada Allah Tritunggal Mahakudus atas rahmat nyata yang Dia berikan kepada serikat ini melalui penerimaan busana kebiaraan ke-21 novis baru.

Upacara penerimaan busana kebiaraan ini dilaksanakan dalam perayaan ekaristi yang dipimpin oleh wakil Provinsial SVD Jawa, Pastor Paulus Agung I Gede Suharthana SVD bertempat di Kapel Biara Roh Kudus Novisiat SVD, Batu, Jatim.

Dalam perayaan ini, SVD Provinsi Jawa juga merayakan pesta emas Pastor Wilhelmus Antas SVD tanggal 11 Juli lalu. Perayaan ini berlangsung sesuai protokol kesehatan sehingga hanya dapat diikuti oleh beberapa imam SVD, suster-suster SSpS, dan beberapa awam.

Sedangkan, orangtua para novis mengikuti misa secara live streaming.

146 tahun keberadaan Serikat Sabda Allah (SVD)

Memaknai jubah religius bagi SVD

Dalam homilinya, Pastor Agung menyampaikan secara khusus kepada para novis baru mengenai arti jubah bagi seorang SVD.

Sesuai dengan Konstitusi Serikat nomor 303 direktorium 8, yaitu bahwa jubah merupakan lambang persatuan hidup yang ditahbiskan kepada Allah dan tampak oleh umum.

Selain itu, Pastor Agung juga menekankan agar para novis baru meneladani konfrater senior yakni Pastor Wilhelmus Antas SVD yang setia pada panggilannya hingga saat ini merayakan 50 tahun imamatnya.

Pastor Wilhelm telah berkarya sebagai seorang biarawan misionaris yang tangguh di seminari dan di beberapa paroki. Para novis baru pun diharapkan supaya mampu memanfaatkan waktu novisiat ini dengan baik agar kelak, bisa menjadi seorang biarawan misionaris pewarta iman yang tangguh pula.

Di sisi lain, Pastor Bartolomeus I Joko Wayan Sunaryo SVD selaku Magister Novis SVD Batu, menyampaikan terimakasih yang sebesar besarnya kepada para orangtua yang telah memberikan anaknya dengan tulus ikhlas kepada serikat untuk kepentingan misi sejagat.

Pastor Joko juga menegaskan agar para Novis mulai metih diri untuk menghidupi budaya asketis seorang biarawan. Mulai dari hal yang paling sederhana, yakni doa siang.

Dalam doa siang ini, para Novis dan juga para formator harus melakukan penyadaran (meditasi) selama 15 menit. Waktu yang tak lama ini menjadi satu tantangan tersendiri bagi para novis juga para formator.

Kepala yang mengayun ke kiri dan kanan, ke depan dan belakang, sudah menjadi bagian tetap dari  dalam rangkaian acara itu.

Semuanya itu adalah bagian dari proses untuk menjadi misionaris pewarta iman yang tangguh.

21 Novis SVD

Rahmat Allah begitu besar bagi Serikat Sabda Allah dalam usianya yang telah mencapai 146 tahun ini. Di tengah zaman yang semakin maju, krisis panggilan kebiaraan, dan di dalam situasi yang serba tak pasti karena keberadaan virus corona, Allah masih mengaruniakan kepada serikat, benih-benih penerus yang jumlahnya tidak boleh dibilang sedikit, yakni 21 pemuda yang berasal dari berbagai daerah.

Mereka adalah Fr. Dimie (Keuskupan Malang), Fr. Niko (Keuskupan Denpasar), Fr. Rifo (Keuskupan Surabaya), Fr. Arsen (Keuskupan Ruteng), Fr. Vincent (Keuskupan Sibolga), Fr. Wesdo (Keuskupan Agung Medan), Fr. Carolus (Keuskupan Pangkalpinang), Fr. Alvian (Keuskupan Ruteng), Fr. Barnet (Keuskupan Sibolga), Fr. Felix (Keuskupan Panglkalpinang), Fr. Nando (Keuskupan Ruteng), Fr. Agusto (Keuskupan Pangkalpinang), Fr. Aurel (Keuskupan Agung Medan), Fr. Palvin (Keuskupan Ruteng), Fr. Ngaji (Keuskupan Pangkalpinang), Fr. Yono (Keuskupan Ruteng), Fr. Sisko (Keuskupan Agung Medan), Fr. Febri (Keuskupan Ruteng), Fr. Ignas (Keuskupan Pangkalpinang), Fr. Bagas (Keuskupan Agung Semarang), Fr. Made (Keuskupan Denpasar).

Bagi ke-21 saudara muda, diucapkan profisiat dan selamat menjalani masa formasi dasar sebagai Novis Kanonik di Biara Roh Kudus Novisiat SVD Batu. 

                                                                                             

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here