Panik Waktu Krisis

0
153 views
Ilustrasi - Panik (Ist)

KRISIS cenderung membuat orang panik. Berkali-kali krisis melanda dunia. Kini dunia sedang dilanda krisis pangan, energi, dan finansial. Banyak negara yang bakal menjadi pasien dari International Monetary Fund (IMF).

Ada yang merespon krisis secara negatif. Misalnya, pengusaha tidak mau invest, mengurangi karyawan, dan memangkas biaya promosi. Respon ini diwarnai rasa khawatir akan kondisi ekonomi yang bakal memburuk. Orang cari aman dengan menyimpan.

Ada pula reaksi yang positif. Di tengah krisis orang justru membuat terobosan. Memulai usaha baru atau ekspansi usaha. Mereka melihat harapan. Uang tidak disimpan, tetapi diinvestasikan. Setelah krisis lewat mereka memetik buah melimpah.

Injil hari ini berbicara juga tentang krisis yang akan melanda orang beriman (Lukas 21: 12-19). Yesus bersabda kepada khalayak pendengar-Nya, “Akan datang harinya kalian ditangkap dan dianiaya.” (Lukas 21: 12).

Tetapi, “Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.” (Lukas 21: 13). Jadi, krisis itu kesempatan; bukan kesulitan. Tuhan meneguhkan mereka yang menggunakan kesempatan itu.

“Tetap teguhlah di dalam hatimu, jangan kalian memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Aku sendirilah yang akan memberi kalian kata-kata hikmat, sehingga kalian tak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.” (Lukas 21: 14-15).

Tuhan menjamin keselamatan orang-orang yang setia berpegang kepada-Nya. “Tidak sehelai pun rambut kepalamu akan hilang.” (Lukas 21: 18).

Namun, manusia juga dituntut berjuang. “Kalau kalian tetap bertahan, kalian akan selamat.” (Lukas 21: 19).

Mereka yang bertahan dalam situasi krisis alias tidak lari akan memetik buahnya.

Demikian pula kaum beriman yang bertekun dalam krisis akan mengalami keselamatan.

Krisis akan selalu terjadi lagi. Kaum beriman selalu dihadapkan pada kesulitan, tantangan, dan ujian. Itu mesti digunakan untuk memberikan kesaksian bahwa mereka mengikuti jalan yang benar.

Mereka tidak perlu panik waktu krisis.

Rabu, 23 November 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here