Panti Wreda Griya Nugraha Lampung: Arum Mencintai dan Merawat Kaum Lansia Tanpa Batas (1)

0
260 views
Program Bincang-bincang Panjang bersama Titch TV dengan Arum di Panti Wreda Griya Nugraha Tanjungkarang, Lampung. (Titch TV Mathias Hariyadi)

TAK banyak kaum muda seperti Arum ini. Usai lulus dari Institut Pastoral Indonesia (IPI) di Malang, ia langsung terjun ke dalam pelayanan merawat kaum lansia.

Di Panti Wreda Griya Nugraha di Tanjungkarang, Lampung -tempatnya Arum kini bekerja sebagai care giver– ia mempraktikkan secara total ilmu katekese pastoral yang dia peroleh di IPI Malang.

Tentu saja di konteks layanan kaum lansia ini, Arum tidak mempraktikkan mengajar sebagaimana layaknya seorang katekis.

Passion saya bukan mengajar,” ujar Arum menjawab Ping dari Titch TV di Panti Wreda Griya Nugraha Lampung, Jumat siang yang panas tanggal 24 Maret 2023.

“Karena itu, saat ditawari pekerjaan menjadi guru di sebuah sekolah di Tanjungkarang ini, saya menolak. Saya ingin merawat kaum lansia. Itulah yang menjadi passion saya sejak dulu,” kata puteri alumnus Kolese de Britto Yogyakarta dan KPA Seminari Mertoyudan tahun 1981.

Di Panti Wreda Griya Nugraha asuhan para suster biarawati Hati Kudus (HK) inilah, Arum secara total bisa menggenapi passion-nya untuk menjadi seorang care giver.

Logo Panti Wreda Griya Nugraha besutan para Suster HK di Tanjungkarang, Lampung. (Kongregasi Suster HK)

Semangat belas kasih hasil didikan IPI Malang

Masih sangat muda, tapi mampu merawat dan mencintai kaum lansia, kiatnya apa?

Arum dengan sangat pasti menjawab, etos kerja merawat dan mencintai kaum lansia -tentu saja juga kaum disabilitas- dia dapatkan selama empat tahun belajar di IPI Malang.

“Di IPI Malang itu, saya dan semua teman-teman mahasiswa tidak hanya belajar di kampus. Lebih dari itu, kami juga tinggal dan hidup bersama dengan kaum disabilitas di panti.

Jadi, soal merawat, memberi perhatian lebih kepada kaum disabilitas dan kaum lansia itu sudah menjadi bagian hidup kami selama menjadi mahasiswa di Malang,” ujar Arum menjawab Ping dari Titch TV.

Dari seorang pemudi bernama Arum di Tanjungkarang, Lampung, inilah kita semua bisa belajar satu hal penting. Yakni, marilah kita merawat orangtua kita -juga semua kaum lansia dan para penyandang disabilitas- dengan cinta total.

Karena -demikian penegasan Arum- “Dari orangtua kita masing-masing jugalah, kita semua ini lalu bisa mendapatkan banyak hal. Dari merekalah kita telah mendapatkan sangu penting untuk hidup kita selanjutnya.”

Maka lengkap sudah jiwa sosial dan pelayanan Arum, karena di Panti Wreda Griya Nugraha yang dikelola oleh para Suster HK ini, justru atmosfir warna pelayanan full dengan sentuhan kasih dan semangat kerahiman Allah begitu menonjol.

Sangat pas dan memang sesuai dengan spiritualitas Kongregasi Suster Belas Kasih dari Hati Yesus Mahakudus. Singkat kata, etos dan spiritualitas kerahiman Tuhan begitu kental di sini.

Dengan demikian, Arum yang masih muda belia ini lalu bisa memadukan pengalaman kerja di panti dan kuliahnya di IPI Malang dengan spiritualitas Kongregasi Suster HK di Panti Wreda Griya Nugraha Lampung.

Kredit: Titch TV/Mathias Hariyadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here