Paroki Ramah Anak, Program Kerjasama Keuskupan Ruteng dan WVI

0
133 views
OMK Keuskupan Ruteng di Flores, NTT, dilibatkan dalam Program Paroki Ramah Anah - hasil kerjasama dengan Wahana Visi Indonesia. (Ermy Jihut)

“VISI kami untuk setiap anak, hidup untuk sepenuhnya; Doa kami untuk setiap hati, tekad untuk mewujudkannya.” 

Demikian visi Wahana Visi Indonesia yang membangun kemitraan dengan Keuskupan Ruteng di Flores, NTT.

Ini dalam rangka berkolaborasi dan melakukan advokasi untuk dampak lebih luas bagi pemenuhan hak-hak anak serta pemberdayaan umat dan masyarakat di wilayah kerja WVI dan Keuskupan Ruteng.

Berkaitan dengan program kemitraan tersebut, maka sangat penting di tahap awal menginformasikan program dan aktivitas-aktivitas yang akan dikerjakan selama tahun 2022 ini.

Dilakukan kepada para pastor paroki dan semua stakeholder yang ada di lingkup paroki sehingga kemudian diselenggarakan Start Up Workshop dengan tema “Perencanaan Implementasi Kemitraan Wahana Visi Indonesia Cluster Manggarai Raya dan LKP3 Keuskupan Ruteng”.

Ini berlangsung hari Jumat tanggal 6 Mei 2022 bertempat di Aula Wisma Keuskupan Ruteng di Leda.

“Kami berterimakasih kepada Bapak Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Hormat. Karena telah mendukung kerjasama jejaring demi kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan hidup anak-anak.

Sudah bertahun-tahun lamanya, kami bekerjasama secara harmonis dan insentif dengan Keuskupan Ruteng. Kita semakin galakan ke depan demi pemenuhan hak-hak anak dan terwujudnya paroki ramah anak di Manggarai raya di Keuskupan Ruteng,” ujar Tomy Pinem merujuk tujuan kerjasama.

Paroki Ramah Anak merupakan salah satu program WVI-PUSPAS. Program ini dijalankan dengan maksud agar Gereja atau paroki memastikan pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui program terencana dan berkelanjutan yang dikembangkan.

Program ini akan dijalankan pada beberapa paroki, di antaranya adalah Paroki Rangga, Paroki Santa Familia Wae Nakeng di Kabupaten Manggarai Barat, dan Paroki Beamese, Paroki Pagal, Paroki Beokina, Paroki Nanu, Paroki Santu Klaus Kuwu, Paroki Wangkung di Kabupaten Manggarai, serta Paroki Tanggar, Paroki Lawir, dan Paroki Mano di Kabupaten Manggarai Timur.

Dukungan dari berbagai kalangan untuk menyukseskan Program Paroki Ramah Anak di Keuskupan Ruteng, Flores, NTT. (Ermy Jihut)

Acara ini dihadiri oleh 42 peserta workshop terdiri dari pastor dan perwakilan paroki  yang menjadi target implementasi program kerjasama WVI-PUSPAS tahun 2022,

Vikjen Keuskupan Ruteng, Kevikepan Ruteng, Kevikepan Labuan Bajo, Kevikepan Reo, manajer dan Staf WVI, dan Staf Puspas-WVI.

Presentasi program kerjasama WVI-PUSPAS oleh Bapak Tommy Pinem selaku AP Manager WVI dan Romo Benedictus Gaguk selaku OM Manager WVI-PUSPAS yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai usulan program kerja dan rencana bersama masing-masing paroki target ke depannya.

Sejumlah paroki yang hadir telah memiliki komitmen dalam memastikan terlaksananya program Paroki Ramah Anak.

Beberapa perencanaan aktivitas pun telah disepakati  antara lain CWN berkaitan dengan kesehatan (Kebun Gizi, Sanitasi, Pipanisasi) dan CESP tentang Kesejahteraan anak (Paroki Ramah Anak).

“Saya mengapresiasi kerjasama antara PUSPAS Keuskupan Ruteng dan Wahana Visi Indonesia untuk menjadikan paroki-paroki sebagai rumah yang ramah dan nyaman bagi perkembangan anak-anak.

Anak-anak dan pertumbuhannya yang sehat perlu menjadi perhatian terpusat dari pastoral”, demikian Vikjen Keuskupan Ruteng Romo Alfons Segar dalam stressing-nya di akhir acara.

Sosialisasi Program Paroki Ramah Anak di Keuskupan Ruteng. (Ermy Jihut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here