Pelita Hati: 01.08.2021 – Roti Hidup-Roti Kekal

0
504 views

Bacaan: Kel. 16:2-4,12-15;Ef. 4:17.20-24;Yohanes 6:24-35

Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu: kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.” Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.” (Yoh 6:26-27, 35)

Sahabat pelita hati,

PELITA sabda hari ini mengangkat tema tentang “Roti Hidup” yang tidak lain adalah diri-Nya sendiri. Ini artinya Yesus tidak sedang berbicara tentang roti atau makanan duniawi tetapi tentang roti kekal atau hidup kekal. Tuhan mengawalinya dengan menegaskan bahwa para murid harus bekerja bukan untuk makanan yang akan dapat binasa tetapi untuk makanan yang akan bertahan sampai kepada hidup yang kekal. Dengan demikian Tuhan mengajak para murid untuk mengejar nilai hidup yang lebih utama dan mulia dari pada sekedar mementingkan hidup dunia yang sifatnya sementara. Bagaimana sabda ini harus dipahami?

Sahabat pelita hati,

Setiap manusia memang harus bekerja demi mencukupi nafkahnya sehingga dapat hidup sejahtera dan tenteram. Namun tidak sedikit yang mengartikan kesejahteraan itu berarti memiliki banyak, berlebihan dan berkelimpahan. Padahal kita sering menemukan fenomena ini: ada orang yang berlimpah materi tetapi miskin bahagia karena anaknya terlibat penyalahgunaan narkoba, gagal sekolah, gagal dalam keluarga, dlsb. Di sinilah kita merasa perlu untuk menemukan harta sejati yang membahagiakan batin dan harta itu ada dalam diri Allah, “Sang Roti Hidup” yang memuaskan rasa lapar dan dahaga manusia selamanya. Maka marilah kita mendekatkan diri pada Tuhan Sang Roti Hidup itu. Masa pandemi covid-19 ini menjadi kesempatan yang indah bagi kita untuk semakin mendekat kepada-Nya. Di dalam Dia, segala kekurangan dan ketidakberdayaan kita akan dipenuhinya. Berkah Dalem.

Membeli sayur di pasar pagi,
pasar pagi di dekat jembatan Semanggi.
Barangsiapa datang kepada-Ku, tak akan lapar lagi,
barangsiapa percaya kepada-Ku,  tak akan haus lagi.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here