Pelita Hati: 01.09.2021 – Ke Kota-kota Lain

0
458 views

Bacaan: Kol. 1:1-8, Lukas 4:38-44

Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mencari Dia, lalu menemukan-Nya dan berusaha menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka. Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.” Dan Ia memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea. (Luk 4:42-44)

Sahabat pelita hati, 

SEMAKIN hari Yesus semakin dicari banyak orang, bahkan ada yang berusaha menahannya untuk tetap tinggal karena khalayak telah merasakan karya kasih dan mujizat-Nya. Namun Tuhan menjawab, “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.” Dengan kata lain, Tuhan harus mewartakan injil dan karya-karya-Nya di tempat lain.

Sahabat terkasih, 

Tuhan memberi contoh bagaimana kita harus berani meninggalkan kenyamanan diri dalam suatu tempat atau posisi demi pelayanan kepada semakin banyak orang dan demi pengembangan pelayanan itu sendiri. Dengan kata lain, untuk meningkatkan ketrampilan maupun efektifitas pelayanan kita perlu untuk memulai yang baru, di tempat  baru  dan terkadang harus dengan cara, strategi dan metode yang baru. Kita tidak boleh berhenti atau “mandheg” di suatu tempat dan harus berani membuka hati bagi pelayanan baru bahkan di tempat yang sama sekali baru. Berkat Tuhan yang dititipkan kepada kita harus dibagi kepada orang lain sehingga semakin banyak orang merasakan berkah-berkah-Nya. 

Sahabat terkasih, 

Marilah kita meneladani Tuhan dalam bersikap dan bertindak agar hidup kita semakin berkembang dan pelayanan kita menjangkau kepada banyak orang. Harus berani meninggalkan  yang lama dan memulai hal yang baru demi berkat-berkat yang baru pula. Tetap semangat dan berkah Dalem.

Selamat pagi sahabat semuanya, 
sinar mentari semburat bercahaya. 
Mari wartakan karya kebaikan-Nya, 
di mana pun kita hidup dan berkarya

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here