Pelita Hati: 01.10.2022 – Yang Terbesar dalam Kerajaan Surga

0
718 views

Bacaan: Yes.66:10-14c/1Kor.12:31-13:13;Matius 18:1-5

Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka  lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”

Sahabat pelita hati,

SETIAP tanggal 1 Oktober Gereja memperingati Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus atau juga dikenal dengan nama Theresia Lisieux dari Perancis. Dia juga dikenal sebagi Theresia dari wajah Yesus dengan julukan “Si Bunga Kecil”. Dia adalah seorang biarawati muda dari Ordo Karmelit yang masa hidupnya sangat singkat. Di umur 24 tahun, ia wafat. Kisah hidupnya ketika masuk ke biara terasa istimewa. Atas izin khusus dari Paus Leo XIII (didorong oleh desakan Theresia),  ia diterima untuk bergabung dengan Tarekat Karmelit pada usia 15 tahun, di bawah batas umur yang diizinkan. Pada 9 April 1888, ia diterima masuk Biara Karmel di Lisieux sebagai postulan. Pada Januari 1889, dia menjadi novis dan pada 8 September 1890 mengikrarkan profesi penuh sebagai anggota komunitas Karmelit. Tujuh tahun kemudian alias pada  Oktober 1897 Theresia wafat setelah selama 18 bulan berjuang melawan TBC.

Sahabat terkasih,

Theresia memiliki doa sederhana, ibarat seorang anak kecil yang sedang bersahabat dengan Tuhan. “Yesus, tentu Engkau senang mempunyai mainan. Biarlah saya menjadi mainan-Mu. Bila akan Kauangkat, betapa senang hatiku. Jika hendak Kausepak kian kemari, silakan! Dan kalau hendak Kau tinggalkan di pojok kamar lantaran bosan, boleh saja. Saya akan menunggu dengan sabar dan setia. Tetapi kalau hendak Kautusuk bola-Mu…O.. Yesus, tentu itu sakit sekali, namun terjadilah kehendak-Mu”. 

Sahabat terkasih,

Pelita sabda hari ini Yesus mengangkat tema tentang anak kecil, sebagai gambaran pribadi yang layak memasuki kerajaan surga. Kepolosan, tidak pura-pura dan kepasrahannya menjadi prasarat utama bagi setiap orang untuk dapat menikmati kerajaan surga. Semoga kita mampu mengusahakan diri menjadi pribadi yang hidup dengan ketulusan tanpa dikotori oleh sikap pura-pura atau rekayasa. Mencontoh semangat hidup St.Theresia Lisieux, semoga kita pun menyediakan hati menjadi sahabat dan ‘mainan’ Tuhan. Dengan kata lain, kita siap menjalani kehidupan dalam kondisi apa apa pun karena semuanya merupakan persembahan hati kepada Tuhan. Mari kita persembahkan seluruh hari ini kepada Tuhan, segala niat baik dan kasih kita melalui perbuatan kasih kepada sesama dan rutinitas harian kita. Semoga kita pun siap menjadi “mainan” Tuhan, siap untuk “digunakan” oleh-Nya. Berkah Dalem.

Kita belum bebas dari pandemi,
tetap waspada dan hati-hati.
Santa Theresia, engkau teladan kami,
hidupmu sederhana dan tulus hati.
Jika tidak ada peristiwa pandemi,
mungkin kita abai menjaga sehatnya raga.
Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini,
kamu tidak layak masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here