Pelita Hati: 03.06.2020 – Hidup Kekal-Hidup Abadi

1
455 views

Bacaan Markus 12:18-27

Jawab Yesus kepada mereka: “Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah. Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga. Dan juga tentang bangkitnya orang-orang mati, tidakkah kamu baca dalam kitab Musa, dalam ceritera tentang semak duri, bagaimana bunyi firman Allah kepadanya: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!” (Mrk 12:24-27)

Sahabat pelita hati 

ORANG-ORANG Saduki tidak percaya akan adanya kebangkitan atau kehidupan setelah kematian. Pola pikirnya amat praktis,  bagaimana nasib orang pernah menikah hingga tujuh (7) kali?  Siapa yang menjadi istri sah jika ada kebangkitan setelah kematian? Reaksi Yesus amat keras, bahkan menyebut mereka sebagai orang sesat atau sekurangnya sesat dalam berpikir.  Mengapa Yesus bersikap sekeras itu? Orang Saduki adalah keturunan imam Zadok yang sudah seharusnya mengerti isi Kitab Suci sebagaimana yang tersurat dalam Taurat Musa atau kitab Perjanjian Lama bahwa Yahwe adalah Allah Abraham,  Ishak dan Yakub dan Dia adalah Allah orang hidup bukan orang mati. 

Sahabat terkasih, 

Kita percaya kematian bukanlah akhir  dari kehidupan tetapi merupakan pintu gerbang menuju hidup abadi. Orang yang sudah meninggal dibebaskan dari keterbatasannya sebagai manusia yang tak lepas dari perbuatan dosa. Ia sudah terbebas dari ruang dan waktu. Dan inilah tujuan akhir dari peziarahan manusia yaitu mengalami hidup kekal bersama Tuhan. Dengan kata lain hidup abadi bersama-Nya.

Jangan malu untuk bertanya,
agar tidak tersesat jalannya.
Hidup kekal adalah jaminannya,
bagi yang setia hingga pada akhirnya

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang

Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here