Pelita Hati: 04.10.2023 – Agar Layak dan Pantas Menjadi Murid Tuhan

0
443 views

Sahabat pelita hati,

PELITA sabda hari ini mengajarkan kepada kita tentang karakter yang harus dimiliki dan dihidupi oleh murid-murid Yesus. Jika kita ingin mengikuti dan menjadi murid-Nya, kita tak boleh menoleh ke belakang alias mengarahkan pandangan seutuhnya kepada Tuhan. Tak membagi hati untuk macam-macam urusan, seutuhnya kita persembahkan kepada Tuhan. Itulah totalitas murid-murid Yesus. Kalau demikian apakah tidak boleh memperhatikan keluarga sama sekali? Tak boleh memikirkan pekerjaan sehari-hari dan aktivitas lainnya? Pasti jawabnya tidak demikian.

Sahabat terkasih,

Lalu, mengapa Tuhan tak mengijinkan orang berpamitan kepada keluarga?  Maksudnya adalah jika kita sudah menyatakan siap mengikuti Tuhan, ini berarti kita tak boleh menunda. Harus segera. Kita harus meneladan Simon, Andreas, Yohanes dan Yakobus (murid-murid pertama), segera meninggalkan jala dan pekerjaannya lalu mengikuti Yesus. Pertanyaannya adalah apakah kita sungguh secara total mendarmabaktikan hidup  kepada Tuhan?  Atau kita masih senang berhitung dan menimbang demi kepentingan pribadi? Kini saatnya kita memperbaharui komitmen untuk mempersembahkan hidup kita, yakni melaksanakan tugas dan tanggungjawab kita masing-masing dengan sepenuh hati.

Menatap langit memandang bintang,
semakin malam terasa indah.
Orang yang membajak dan menoleh ke belakang,
tidak layak untuk Kerajaan Allah.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah DalemSt. Istata Raharjo,Pr

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

————————————————————————————

Bacaan:

Nehemia 2:1-8

Lukas 9:57-62

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: “Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Lalu Ia berkata kepada seorang lain: “Ikutlah Aku!” Tetapi orang itu berkata: “Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku.”  Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana.” Dan seorang lain lagi berkata: “Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku.”

Tetapi Yesus berkata: “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.” (Lukas 9:57-62)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here