Pelita Hati: 07.06.2018 – Jantung Hati Kristiani

0
978 views

Bacaan Markus 12:28-34

Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (Mrk 12:29-31)

Sahabat pelita hati,

MENGASIHI Allah dengan segenap hati dan mengasihi sesama seperti diri sendiri adalah ajaran utama kristiani. Itulah hukum cinta kasih,  hukum utama dan paling utama.  Kasih kepada Allah dan kasih kebada sesama adalah bagikan sekeping emas dengan dua sisi,  ada bersama. Keduanya adalah satu dan tak terpisahkan.

Sahabat terkasih,

Melalui pelita sabda hari ini Yesus juga mengajarkan bahwa Allah bukanlah abstrak dan tak kelihatan. Ia sungguh real dan nyata, ada di sekitar kita sebagaimana dicatat oleh penginjil Matius 25:40, “… Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” Karenanya, mengasihi Allah bukan hanya sebuah wacana tetapi harus menyata dalam hidup sehari-hari. Dan tema mengenai kasih inilah yang ditekankan oleh Yesus sepanjang karya-Nya baik melalui pewartaan maupun tindakan. Serangkaian mujizat yang dikerjakan Tuhan selalu didasarkan pada kehendak kasih dan belas kasihab Tuhan. Ia tidak ingin dikenal sebagai penyembuh tetapi semunya dilakukan karena ingin mengasihi manusia terutama yang menderita. Semoga kita pun mampu mewarisi semangat Tuhan dalam mengasihi sesama dan berbelas kasih kepada yang menderita. Jadikanlah kasih sebagai jantung hati kita yang akan menjadikan hidup menjadi lebih hidup. Tak boleh sedetikpun kita menjauh kasih yang menjadi sumber dan penopang hidup kekristenan kita.

Di sini hutan di sana hutan,
di tengah-tengah ada rawanya.
Kasih-Mu sungguh agung ya Tuhan,
kasih-Mu kudus tiada batasnya.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here