Pelita Hati: 08.01.2022 – Kerendahan Hati Sang Yohanes Pemandi

0
599 views

Bacaan: 1Yoh. 5:14-21, Yohanes 3:22-30

Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis. Akan tetapi Yohanes pun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis, sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara. Maka timbullah perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang penyucian. Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya: “Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang sungai Yordan dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga dan semua orang pergi kepada-Nya.” Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. (Yoh. 3:22-26.30)

Sahabat pelita hati,

AYAT emas pelita sabda hari ini adalah “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”  Inilah pernyataan hati Sang Yohanes Pembaptis yang tulus dan rendah hati. Ia sungguh sadar perannya bukan sebagai tokoh utama tetapi sebagai tokoh penghantar alias menjadi penyiap dan pelapang jalan bagi umat untuk berjumpa dengan Tuhan.

Sahabat terkasih,

Kesaksian hidup Yohanes Pembaptis ini dapat menjadi cermin bagi hidup kita. Tugas kita adalah menghantar orang agar bisa berjumpa dengan Tuhan dan mengalami kebaikan-Nya, melalui kesaksian hidup dan karya-karya kita. Ketika kita memberi kesaksian hidup baik dan penuh kasih sejatinya kita sedang memperkenalkan dan menghadirkan Tuhan kepada sesama kita. Lebih dari itu, Tuhan harus diutamakan di atas segala-galanya. Apakah ini berarti kita menomor duakan pekerjaan, keluarga dan tanggung jawab kita? Sama sekali tidak. Yang dimaksud  dengan meng-utama-kan adalah seluruh hidup dan karya kita harus selalu mengarah kepada pemuliaan Tuhan bukan untuk mencari pujian diri. Sebagaimana Yohanes Pembaptis yang sungguh setia pada peran dan tanggungjawabnya, demikian juga kita harus setia pada tugas dan panggilan kita masing-masing. Tuhan kita muliakan bukan hanya dengan pujian dan doa-doa kita tetapi terutama melalui kesaksian dan karya-karya kita sehari-hari. Semoga semangat kerendahan hati Yohanes, “Ia harus harus makin besar dan aku harus makin kecil” sungguh kita hayati dalam hidup sehari-hari. Berkah Dalem.

Pontianak ibu kota Kalbar,
banyak bangunan Vihara dan Kuil.
Dia harus semakin besar,
sedangkan aku semakin kecil

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here