Pelita Hati: 08.06.2023 – Hukum Kasih, Hukum Paling Utama

0
594 views

Sahabat pelita hati, 

KASIH menjadi issue utama Yesus sepanjang karya-Nya baik melalui pewartaan maupun tindakan. Serangkaian mujizat yang dikerjakan Tuhan selalu didasarkan pada kehendak kasih dan belas kasih Tuhan. Ia tidak ingin dikenal sebagai penyembuh tetapi semuanya dilakukan karena ingin mengasihi manusia terutama yang menderita. Semoga kita pun mampu mewarisi semangat Tuhan dalam mengasihi sesama dan berbelas kasih kepada yang menderita. Jadikanlah kasih sebagai jantung hati kita yang akan menjadikan hidup menjadi lebih hidup. Tak boleh sedetikpun kita menjauh dari kasih yang menjadi sumber dan penopang hidup kita. Mari berlomba untuk mewujudnyatakan kasih itu dalam hidup sehari-hari.

Sahabat terkasih,

Pelita sabda hari ini Tuhan mengajarkan bahwa Allah bukanlah abstrak dan tak kelihatan. Kasih kepada Allah harus mewujud dalam diri sesama. Mengasihi Allah dengan segenap hati dan sepenuh jiwa harus menyata dalam kasih kepada sesama. Kasih kita kepada Allah harus nyata. Penginjil Matius pernah menulis “… Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”  (Mat.25:40). Tetap semangat dan berkah Dalem.

Setelah sarapan minumlah jamu,
demi sehat badan dan ragamu.
Kasihilah Tuhan dengan segenap hatimu,
kasihilah sesama dengan sepenuh jiwamu.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah DalemSt. Istata Raharjo,Pr

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

————————————————————————————

Bacaan:

Tobit 6:10-11;7:1.6.8-13;8:1.5-9

Markus 12:28-34

Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: “Hukum manakah yang paling utama?” Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.  Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan.”  Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!” Dan seorang pun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.  (Mrk 12:28-34)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here