Pelita Hati: 10.05.2018 – Berwarta Hingga ke Ujung Dunia

0
755 views

Bacaan Markus 16:15-20

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Mrk 16:15,17-18, 20)

Sahabat pelita hati,

HARI ini Gereja merayakan Hari Raya Kenaikan Tuhan. Ada tiga pokok permenungan yang tersaji dalam pelita sabda hari ini. Pertama, perintah untuk mewartakan Injil. Kedua, para murid disertai tanda-tanda hebat. Ketiga, para murid pun langsung berangkat memberitakan Injil dengan sukacita.

Sahabat-sahabat terkasih,

Kini kita pun memiliki tugas dan tanggungjawab yang sama. Berkat sakramen baptis, kita semua -tanpa kecuali,- memiliki tugas untuk mewartakan kabar kebaikan kepada sesama. Pertanyaannya adalah bagaimana cara kita pergi ke seluruh dunia itu? Haruskah kita menjadi biarawan/biarawarati dan kemudian menjadi misionaris? Tentu saja untuk mengabarkan kebaikan ke seluruh dunia tak perlu secara fisik hadir di sana. Tak perlu secara fisik meninggalkan keluarga dan bergabung dengan biara atau komunitas tertentu. Memang ada yang secara khusus ‘dipanggil dan dipilih’ Tuhan dan mendapat karunia panggilan sebagai misionaris. Namun panggilan hidup sebagai keluarga pun takkan mengurangi keterlibatan kita dalam mewartakan Injil kebaikan Tuhan.

Zaman kita sekarang adalah zaman milenial atau era gadget dengan beragam medsosnya. Ketika kita meneruskan permenungan ‘Pelita Hati’ ini kepada banyak orang, sejatinya kita sudah menjalankan perutusan Tuhan.  Demikian juga ketika kita membagikan permenungan-permenungan rohani lainnya, kita pun juga sedang menjalankan tugas pewartaan itu dan bisa melintas batas hingga ke ujung dunia. Bukankah medsos itu tak berbatas dan bertepi? Lakukan dan sebarkan Injil Tuhan dari tempat kita masing-masing dan gaungnya akan menjangkau ke aneka pelosok negeri bahkan bisa melintas batas negara.  Tunggu apalagi?  Wartakan Injil kabar gembira Tuhan.

Lonceng berdentang suara  pun menggema,
kita puji nama-Nya dengan riang dan lantang.
Wartakan dengan lantang sampai ke ujung dunia.
Nyatakan dengan riang Yesus sudah datang.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here