Pelita Hati: 11.06.2021 – Darah dan Air

0
536 views

Bacaan: Hos. 11:1,3-4,8c-9; Ef. 3:8-12,14-19; Yohanes 19:31-37

Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus; tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya. (Yoh 19:32-35)

Sahabat pelita hati, 

HARI ini kita merayakan hari raya Hati Kudus Yesus, hati yang  menjadi lambang cinta kasih Allah kepada manusia yang tiada batas. Lambung Yesus yang ditikam dengan tombak dan mengucurkan darah dan air, dipercayai sebagai darah penghabisan dan air darah penghidupan. Darah penghabisan menyatakan bahwa puncak pengorbanannya dituntaskan di kayu salib Golgota. Ia sungguh-sungguh telah wafat. Sedangkan air penghidupan dimaksudkan sebagai air yang memberi kehidupan dan menghidupkan manusia yang telah mati akibat dosa. Berkat darah Kristus manusia yang telah mati karena dosa kini ditebus dan hidup kembali berkat air kehidupan.

Sahabat terkasih, 

Pelita sabda hari ini adalah bagian kisah sengsara Yesus yang selalu kita renungkan pada ibadah Jumat Agung. Kisah sengsara Yesus sungguh menyayat hati. Ia didera,  disiksa, dicambuk dan diberi mahkota duri. Kemanusiaan Yesus ada di titik paling bawah. Ia wafat secara hina. Semua itu Yesus hadapi dan jalani dengan rela sebagai wujud ketaatan-Nya kepada Bapa. Marilah kita arahkan hati kita kepada Hati Kudus Yesus sembari memohon agar kita dimampukan untuk taat dan setia seperti hati-Nya yang dengan setia mencurahkan cinta-Nya kepada kita.

Ke Ibukota naik kereta,
kereta senja dari Sumatera .
Ya hati Yesus raja cinta,
yang rela menanggung sengsara.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here