Pelita Hati: 11.08.2022 – Belajar Mengampuni Tiada Henti

0
539 views

Bacaan: Yeh 12:1-12, Matius 18:21-19:1 

Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu, berangkatlah Ia dari Galilea dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan. (Mat.18:21-22; 19:1)

Sahabat pelita hati,

CARA Yesus mengajar atau berwarta memang tidak lazim, sangat berbeda dengan para guru atau rabi Yahudi pada waktu itu. Ketika hukum Yahudi mengajarkan “gigi ganti gigi, mata ganti mata,” Yesus justru mengajarkan tentang kasih dan jangan membalas dendam. “Jika kamu  ditampar pipi kananmu berikanlah juga pipi kirimu.” Kini Yesus pun mengajarkan hal baru tentang pengampunan. Pertanyaan Petrus berapa kali harus mengampuni menjadi jalan masuk pewartaan Yesus tentang makna dasar pengampunan. Bagi Petrus, mengampuni sebanyak tujuh kali sudah jauh melampaui adat dan hukum Yahudi namun Yesus menegaskan “kamu harus mengampuni hingga tujuh puluh kali tujuh kali” alias pengampunan yang tak terbatas dan tak berbatas.

Sahabat terkasih,

Harus kita akui ajaran dan perintah Yesus ini tak begitu saja mudah dilaksanakan, tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun ajaran ini harus menjadi nilai yang hakiki dalam hati sanubari. Kasih dan pengampunan harus menjadi jiwa dan pengarah hati. Apakah kita masih senang menyimpan dendam? Apakah kita belum bisa memaafkan orang yang datang dengan segala penyesalan? Mari kita memohon kepada Tuhan agar diberi kekuatan untuk mewujudnyatakannya. Tuhan mengajarkan tidak hanya tujuh kali tetapi tujuh puluh kali tujuh kali. Tetap semangat dan berkah Dalem.

Berkunjung ke Panti Asuhan,
anjang kasih dan pelayanan.
Mampukan kami ya Tuhan,
hidup dalam kasih dan pengampunan.
Pesinden Elisha berasal dari Toli-toli,
cantik, berbakat dan mudah dikenali.
Bukan sampai tujuh kali,
melainkan tujuh puluh kali tujuh kali.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here