Pelita Hati: 14.06.2022 – Mengasihi Musuh, Berdoa Bagi Yang Menganiaya

0
653 views

Bacaan: 1 Raja-raja 21:17-29, Matius 5:43-48

Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Sahabat pelita hati,

SALAH satu ajaran Tuhan yang amat sulit adalah mengasihi musuh dan berdoa bagi yang menganiaya. Namun inilah sebentuk cara Tuhan untuk mendidik murid-murid-Nya atau para pengikut-Nya agar memiliki karakter dan jiwa militan. Militan bukan untuk bertempur menghadapi tantangan dari luar  tetapi terutama tantangan dalam dalam diri, yakni mengganti dendam dengan perbuatan kasih dan keutamaan, tidak membenci musuh atau lawan tetapi rela mendoakan. Dasar dari semuanya itu adalah Allah yang tak pernah menghentikan kebaikan dan memberikan hujan untuk orang baik maupun jahat.

Sahabat terkasih,

Inilah keunggulan ajaran kristiani, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan tetapi dengan kebaikan (bdk. Rm 12:21). Yang menjadi dasar dari ajaran ini  adalah kasih dan kerendahan hati. Di mana ada kasih di situ ada damai. Di mana ada kerendahan hati di situ terjadi relasi dalam harmoni. Perbuatan kasih kita, sekecil apa pun, pasti akan sangat berguna dan bermakna bagi sesama. Semoga kita mampu menjadi murid-murid yang militan di zaman ini, tidak mengedepankan kekerasan tetapi kerendahan hati. Tak menciptakan perpecahan tetapi kebersamaan dalam harmoni. Berkah Dalem.

Obat rindu adalah bertemu,
sambil mengenang masa mudamu.
Tuhan bersabda: kasihilah musuhmu,
berdoalah bagi yang menganiaya kamu.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here