Pelita Hati: 15.03.2023 – Bukan Meniadakan Taurat tetapi Menggenapinya

0
566 views

Sahabat pelita hati,

KALI ini Tuhan memberikan pernyataan tegas terhadap tuduhan bahwa kedatangan-Nya hendak meniadakan hukum Taurat dan kitab para Nabi. Kata Yesus:  “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.” (ay. 17) Jadi Tuhan tidak ingin meniadakan ajaran dan hukum Taurat, tetapi menggenapinya terutama dalam cara pandang dan cara menghayati perintah hukum Taurat itu. Yesus tidak ingin murid-murid-Nya menjalani hidup keagamaan hanya demi formalitas belaka atau demi aturan dan tuntutan. Menghayati iman dan liturgi harus bersumber pada hati dan dapat diaplikasikan dalam hidup sehari-hari. Ketika orang begitu rajin membaca Sabda Suci bahkan rajin mengikuti ibadah setiap hari  tetapi tutup mata terhadap orang-orang yang sedang menderita sejatinya ibadah mereka kosong belaka atau hampa tak bermakna. Inilah yang dikategorikan ibadah formal belaka.

Sahabat terkasih, 

Masa prapaskah menjadi kesempatan yang indah bagi kita untuk memurnikan hati dan kehendak terutama dalam penghayatan iman kita secara benar. Beriman yang benar tidak hanya berhenti di mulut atau ucapan atau ungkapan saja tetapi harus menyata dalam sikap hidup sehari-hari. Perhatikan kepada sesama kita yang menderita adalah sebuah perwujudan iman yang nyata.  Marilah kita belajar beriman secara benar alias menghayati iman dan tata ibadah secara setia sekaligus mewujudnyatakannya dalam perhatian kepada sesama terutama yang menderita. Jika demikian kita pun telah menggenapi ajaran iman itu dengan ragam-macam tindakan kebaikan. Janganlah menghayati iman karena aturan dan tuntutan tetapi karena kerinduan. Semoga kita sungguh dicerahkan dan diteguhkan oleh sabda keutamaan Tuhan di hari ini. Selamat melanjutkan usaha tobat kita di masa prapaskah ini. Berkah Dalem.

Jika ingat pulau Raja Ampat,
betapa indah laut baharinya.
Tuhan tak meniadakan hukum Taurat,
tetapi justru menggenapinya.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah DalemSt. Istata Raharjo,Pr

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

————————————————————————————

Bacaan:

Ulangan 4:1.5-9

Matius 5:17-19

Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here