Pelita Hati: 15.04.2020 – Tuhan Selalu Beserta Kita

0
566 views

Bacaan Lukas 24:13-35

Sahabat pelita.hati,

KITA masih melanjutkan kisah-kisah Tuhan yang menampakkan diri setelah kebangkitan-Nya. Kini kita merenungkan Yesus yang menampakkan diri kepada dua orang murid yang berjalan menuju Emaus. Penampakan Yesus kepada dua orang murid ini dapat kita maknai sebagai tahapan dalam proses beriman.

Awalnya, kedua murid itu sangat kecewa karena Yesus yang selama ini mereka kagumi sebagai seorang Guru yang penuh kuasa ternyata tak berdaya menghadapi penyaliban keji dan kematian hina.  Wafat-Nya menjadikan gelap hatinya dan meruntuhkan kepercayaanya selama ini. 

Kemudian, mereka mendengar kabar bahwa beberapa perempuan mendapati kubur-Nya kosong dan beredar cerita jika Ia hidup walau pun mereka tidak melihat Tuhan. Kabar inilah yang membuat hati kedua murid ini semakin kalap. Maka mereka ingin membebaskan diri dari kegelisahan hatinya dan pulang ke Emaus, kampung halamannya. Karena kekalutan hatinya itulah, mereka tak mampu mengingat kembali pengajaran Tuhan bahwa Mesias harus wafat dan bangkit di hari ketiga. Mereka juga tak sadar bahwa yang berjalan bersama mereka adalah Tuhan yang selama ini mereka kagumi dan percayai sekaligus yang menggelisahkan hati.

Akhirnya, mata dan pikiran mereka terbuka ketika Tuhan mengucap berkat dan memecah-mecahkan roti di rumah mereka. Mereka baru sadar bahwa yang berjalan bersama mereka adalah Tuhan yang sudah bangkit. Seperti Maria Magdalena, mereka tak sabar untuk menceritakan pengalamannya kepada para murid lainnya. Karenanya, segera bergegas ke kota memjumpai para rasul dan bersaksi akan pengalaman indahnya.

Sahabat terkasih,

pengalaman kedua orang murid yang berjalan menuju Emaus mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu ada bersama kita. Kekalutan hati kitalah yang menyebabkan kita tak mampu melihat dan merasakan bahwa Tuhan ada di dekat kita, selalu beserta kita. Dibutuhkan hati yang bersih dan jernih agar dapat  melihat serta merasakan kebersamaan dengan Tuhan. Semoga buah dari perayaan paskah kali ini semakin menjernihkan mats hati kita agar dalam melihat Tuhan dalam diri sesama.

Banyutemumpang ada di Sawangan, 
wilayah kabupaten Magelang. 
Tak perlu takut pada tantangan. 
karena Tuhan selalu menopang

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here