Pelita Hati: 16.08.2018 – Tak Berbatas

0
536 views

Bacaan Matius 18:21-19:1

Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. (Mat.18:21-22)

Sahabat pelita hati,

DAHULU Yesus dikenal sebagai sosok kontroversial sebagaimana dicatat oleh para penginjil. Sejumlah ajaran-Nya maupun cara berwarta-Nya memang tidak lazim alias berbeda dengan arus pewartaan pada waktu itu, tidak seperti yang dilakukan oleh para rabi (guru), ahli Taurat maupun para tua-tua Yahudi. Ketika hukum Yahudi mengajarkan “gigi ganti gigi, mata ganti mata,” Yesus justru mengajarkan tentang kasih dan jangan balas dendam. “Jika kamu  ditampar pipi kananmu berikanlah juga pipi kirimu.” Kini Yesus pun mengajarkan hal baru tentang pengampunan. Pertanyaan Petrus berapa kali harus mengampuni menjadi jalan masuk pewartaan Yesus tentang pengampunan. Bagi Petrus, mengampuni sebanyak tujuh kali sudah jauh melampaui adat dan hukum Yahudi namun Yesus menegaskan “kamu harus mengampuni tujuhpuluh kali tujuh kali” alias pengampunan yang tak terbatas dan tak berbatas.

Sahabat pelita hati,

Harus kita akui ajaran dan perintah Yesus ini tak begitu saja mudah dilaksanakan, tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun ajaran ini harus menjadi nilai yang hakiki dalam hati sanubari. Kasih dan pengampunan harus menjadi jiwa dan pengarah hati. Apakah kita masih menyimpan dendam? Apakah kita belum bisa memaafkan orang yang datang dengan segala penyesalan? Mari kita memohon kepada Tuhan agar diberi kekuatan untuk mewujudnyatakannya.

Berkunjung ke Panti Asuhan,
anjang kasih dan pelayanan.
Mampukan kami ya Tuhan,
hidup dalam kasih dan pengampunan.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here