Home KITAB SUCI & RENUNGAN HARIAN Renungan Harian Pelita Hati: 23.06.2024 – Diam dan Tenanglah, Tuhan Beserta Kita

Pelita Hati: 23.06.2024 – Diam dan Tenanglah, Tuhan Beserta Kita

0
63 views

Sahabat pelita hati,

SALAM seroja, sehat rohani-jasmani. Berkah Dalem.

Kini kita menyaksikan Yesus menghalau angin taufan dan ombak yang mengombang-ambingkan perahu-Nya. Semula para murid amat ketakutan karena kuatnya ombak. Mereka dengan paksa membangunkan Tuhan yang sedang tidur bahkan memarahi-Nya,  “Guru Engkau tidak peduli kalau kita binasa?” Barangkali sikap para murid ini juga mewakili kita. Mudah kalut, takut bahkan kerap  marah kepada Tuhan. Kita lupa bahwa Tuhan ada bersama kita. 

Sahahat terkasih,

Seperti para murid, kita lupa bahwa sejatinya kita tidak sendirian. Dia ada beserta kita, ada di hati kita. Semoga kita menjadi bijak dalam setiap tantangan dan kesulitan. Yakinlah bahwa Tuhan tidak akan membiarkan kita berjalan dan berjuang sendirian. Diam, tenanglah. Tuhan beserta kita. Tetap semangat dan  berkah Dalem 

Jangan pernah menyerah,
jangan berputus asa.
bagi hati yang menyembah,
mujizat Tuhan selalu ada.
Lemah gemulai gerakannya,
gadis manis berkain kebaya.
Kata Yesus kepada para murid-Nya.
Mengapa kamu begitu takut dan tidak percaya?

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah DalemSt. Istata Raharjo,Pr

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

————————————————————————————

Bacaan:

Ayb. 38:1.8-11

2Kor. 5:14-17

Markus 4:35-41 

Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: “Marilah kita bertolak ke seberang.” Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?” (Mrk.4:37-41)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here