Pelita Hati: 25.09.2020 – Harus Taat dan Kuat

0
644 views

Bacaan Lukas 9:18-22

Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: “Kata orang banyak, siapakah Aku ini?” Jawab mereka: “Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.” Yesus bertanya kepada mereka: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” Jawab Petrus: “Mesias dari Allah.”   Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun. Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”

Sahabat pelita hati,

DALAM Injil Lukas, cerita tentang pengakuan iman Petrus bahwa Yesus adalah Mesias dilanjutkan dengan pemberitaan pertama tentang penderitaan yang akan ditanggung oleh Tuhan. Dengan demikian Tuhan mengajarkan kepada kita pentingnya sikap untuk tetap setia terhadap jalan panggilan dan perutusan yang harus dihadapinya. Ujung akhir dari tugas perutusan dan pewartaan Yesus adalah memikul salib menuju Golgota. Derita, sengsara dan wafat di salib adalah titik akhir dari seluruh pewartaan Injil-Nya di dunia. Namun pada hari ketiga Ia bangkit kematian dan maut.

Sahabat terkasih 

Dengan demikian, pelita sabda hari ini mengajarkan tentang arti ketaatan.  Tuhan mengajarkan untuk taat dan teguh terhadap  tanggungjawab yang diemban. Semoga kita dapat meneladan keteguhan hati dan ketaatan Tuhan dalam menjalani dan menapaki panggilan hidup kita masing. Kita tidak hanya senang dengan aneka macam keberhasilan tetapi siap sedia menghadapi beragam tantangan, kesulitan bahkan derita akibat kesetiaan kita menjalani hidup sebagai orang pengikut Kristus. Apakah hari-hari ini Anda sedang menghadapi tantangan yang hebat dalam hidup berkeluarga, di lingkungan kerja maupun masyarakat? Harus taat dan kuat. Mari kita letakkan seluruh perjuangan kita di hadapan Tuhan, Dia akan menopang dan mengangkat kita.

Di Jogja ada Kaliurang,
di Bandung ada Lembang yang nyaman.
Simon Petrus Sang Batu Karang,
peletak dasar Jemaat beriman.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here