Pelita Hati: 29.10.2021 – Demi Keselamatan Sesama

0
620 views

Bacaan: Rm. 9:1-5;Lukas 14:1-6

Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama. Tiba-tiba datanglah seorang yang sakit busung air berdiri di hadapan-Nya. Lalu Yesus berkata kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu, kata-Nya: “Diperbolehkankah menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?” Mereka itu diam semuanya. Lalu Ia memegang tangan orang sakit itu dan menyembuhkannya dan menyuruhnya pergi. Kemudian Ia berkata kepada mereka: “Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?” Mereka tidak sanggup membantah-Nya.

Sahabat pelita hati,

KITA berhadapan dengan dua karakter pribadi yang bertolak belakang, yakni Yesus dan orang-orang Farisi serta para ahli Taurat. Tuhan selalu menebarkan kasihndan kebaikan sedangkan para Farisi.dan kelompoknya selalu mencari-cari kesalahan orang. Pelita sabda hari ini pun berkisah tentang orang-orang Farisi yang mengamat-amati Yesus ketika ada seorang yang sakit dan minta pertolongan Tuhan di hari Sabat. Tindakan Tuhan sungguh menyelamatkan orang yang sedang menderita. Karenanya Tuhan memberikan jawaban keras kepada para pembencinya, kata-Nya: “Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?” Mereka tidak sanggup membantah-Nya.

Sahabat terkasih,

Inilah karakter pribadi Yesus yang selalu menunjukkan komitmennya untuk siap melakukan kebaikan demi keselamatan sesamanya yang menderita. Nyatanya, tindakan Tuhan menimbulkan suka cita dan membawa kebaikan bagi sesama sedangkan orang-orang Farisi menghasilkan sikap benci dan bermusuhan. Semoga kita dijauhkan dari karakter dan tabiat para Farisi yang suka menghakimi tetapi tidak berbuat apa-apa untuk sesama. Tetap semangat dan berkah Dalem.

Harum semerbak bunga melati,
indah  menawan bunga sakura.
Jika kita hidup saling rendah hati,
niscaya ada damai-sejahtera.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here