Pembaharuan Hati

0
198 views
Ilustrasi - Niat untuk refleksi by ist

Kamis, 15 Oktober 2020
PW St. Teresa, Perawan dan Pujangga Gereja

Ef 1:1-10 dan Luk 11:47-54

Di pemakaman umum juga pemakaman keluarga, tampak pusara-pusara dibangun dengan cukup mentereng. Ada pusara yang diberi keramik dan diatapi. Semuanya itu untuk menunjukkan rasa hormat dan cinta kepada orang yang telah meninggal dunia.

Tapi miris memang, kalau kita menoleh ke belakang. Sering perilaku kita terhadap mereka saat masih hidup sungguh memprihatinkan. Kita melawan orangtua, tidak menghargai mereka, kurang memenuhi kebutuhan mereka. Setelah wafat kita bangun pusara mereka yang luar biasa bagus.

Yesus mengecam perilaku orang Farisi dan ahli Taurat, karena sikap mereka yang tidak bersedia menerima pewartaan para nabi. Bahkan justru para nabi dibunuh oleh nenek moyang mereka, dan mereka membangun makam para nabi.

Kesombongan diri menyebabkan kaum Farisi dan ahli Taurat menutup mata terhadap kebenaran pribadi dan pewartaan Yesus. Orang yang menutup diri terhadap kebenaran bisa jadi juga akan menjadi penghalang bagi orang lain yang sungguh mau mencari kebenaran sejati.

Melalui Injil hari ini kita disadarkan agar tetap terbuka terhadap sapaan Allah, dan terutama siap menerima kemungkinan karya Allah yang mau menyapa sesama yang lain.

Kita belajar dari St. Teresa dari Yesus, atau Teresa Avila, yang sungguh terbuka hatinya, mendengar Firman Tuhan dan membuat pembaharuan dalam hidup pribadi dan komunitas. Semoga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here